Cover Media Cetak

young listener

young listener

Hari ke-7

Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Hari ke-7
MENJADI SEHATI SEPIKIR
Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus.
Filipi 2:1-5
Ketika saya masih duduk di sekolah lanjutan atas, saya memiliki seorang sahabat. Banyak kegiatan kami lakukan bersama dalam hari-hari kami. (Flp. 2:5) Karakter di antara kami berbeda, cara tanggap terhadap satu hal tertentu juga tidak pernah sama. Yang menyatukan kami berdua hanyalah kesenangan pada salah satu cabang olahraga yang ada di kota kami. Karena itulah, kami berdua acapkali berlatih bersama. Saat itulah saya merasa di antara kami ada sikap saling melengkapi. Tidak jarang kami berbagi dan saling membela dalam halhal tertentu. Kami rela menanggung hukuman dari pelatih olahraga kami ketika salah satu dari kami berbuat kesalahan. Saat itulah saya merasakan indahnya sebuah persahabatan, di mana yang seorang menghargai dan memprioritaskan yang lain. Rasul Paulus, dalam suratnya kepada jemaat di Filipi, memaparkan pola atau patron tentang hubungan antarmanusia, yang di dalamnya ada sikap sehati sepikir, satu kasih, satu jiwa, satu tujuan dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia, namun dengan rendah hati yang seorang menganggap orang lain lebih utama dari dirinya sendiri. Sebuah pola relasi yang indah tetapi sekaligus juga sulit untuk dapat diwujudkan sepenuhnya. Demi untuk mewujudkan hal itu, maka kata kuncinya adalah di ayat 5, yaitu mengenakan pikiran dan perasaan Kristus dalam pola relasi kita. Youth, ketika Anda memiliki sahabat, jalinlah sikap sehati sepikir dalam kebersamaan kalian.
1. 2. Apa yang membuat kita sulit untuk mengenakan pikiran dan perasaan Kristus? Bagaimana wujud konkret mengenakan pikiran dan perasaan Kristus dalam pergaulan kita? Mereka yang sedang kehilangan sahabat.
Pokok Doa:
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.