
Hari ke-12
Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Hari ke-12
MANFAAT KITAB SUCI
2 Timotius 3:10-17
Tetapi hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini ....
Seorang anak Sekolah Minggu menyampaikan ajaran ayahnya. “Kak, kata papa, jika orang memukul saya, saya harus membalasnya lebih kuat lagi!” Padahal saat itu guru Sekolah Minggu se(2Tim. 3:14) dang mengajarkan tentang pengampunan. Manakah ajaran yang benar? Ajaran dari guru Sekolah Minggu atau dari sang ayah? Rupanya Timotius juga sempat bingung karena banyak ajaran yang didengarnya. Karena itu, Paulus mengajak Timotius untuk berpegang pada 2 hal, yaitu ajaran yang telah dia terima dari orang tuanya, dan Kitab Suci atau firman Tuhan. Tentu saja firman Tuhan haruslah menjadi dasar yang lebih kokoh dari segalanya. Karena saat derita dan sengsara melanda, atau saat pemberitanya mengecewakan, Timotius tetap setia melayani Dia. Lalu, apakah manfaat dari Kitab Suci? Dalam 2 Timotius 3:16, firman Tuhan bermakna ganda. Di satu sisi, ia dapat mengarahkan kita untuk hidup dalam kebenaran. Di sisi lain, ia dapat menegur saat seseorang salah langkah. Youth, banyak orang belajar kebenaran dari buku, siaran TV, atau katakata manusia. Namun akhirnya mereka kecewa pada pemberitanya. Hari ini kita diajak untuk kembali pada firman Tuhan. Tuhan tentu saja bisa memakai seseorang untuk memerbaiki, mengajar, atau mengarahkan kita. Namun sesungguhnya firman Tuhan tetaplah sumbernya. Itu bukan berarti kita tidak perlu mendengarkan kata-kata manusia, karena Tuhan juga memakai manusia untuk menyampaikan firman-Nya. Apalagi, sejauh berita yang disampaikan dapat mengarahkan kita untuk memperbaiki kelakuan dan berjalan dalam kebenaran, Tuhan juga menjadikan mereka sebagai alat-Nya.
1. 2.
Menurut Paulus, apakah manfaat Kitab Suci bagi Timotius? Apa manfaat yang Anda harapkan saat membaca firman Tuhan? Para pemimpin gereja mengalami manfaat dari firman Tuhan setiap hari.
Pokok Doa:
Hari ke-12
MANFAAT KITAB SUCI
2 Timotius 3:10-17
Tetapi hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini ....
Seorang anak Sekolah Minggu menyampaikan ajaran ayahnya. “Kak, kata papa, jika orang memukul saya, saya harus membalasnya lebih kuat lagi!” Padahal saat itu guru Sekolah Minggu se(2Tim. 3:14) dang mengajarkan tentang pengampunan. Manakah ajaran yang benar? Ajaran dari guru Sekolah Minggu atau dari sang ayah? Rupanya Timotius juga sempat bingung karena banyak ajaran yang didengarnya. Karena itu, Paulus mengajak Timotius untuk berpegang pada 2 hal, yaitu ajaran yang telah dia terima dari orang tuanya, dan Kitab Suci atau firman Tuhan. Tentu saja firman Tuhan haruslah menjadi dasar yang lebih kokoh dari segalanya. Karena saat derita dan sengsara melanda, atau saat pemberitanya mengecewakan, Timotius tetap setia melayani Dia. Lalu, apakah manfaat dari Kitab Suci? Dalam 2 Timotius 3:16, firman Tuhan bermakna ganda. Di satu sisi, ia dapat mengarahkan kita untuk hidup dalam kebenaran. Di sisi lain, ia dapat menegur saat seseorang salah langkah. Youth, banyak orang belajar kebenaran dari buku, siaran TV, atau katakata manusia. Namun akhirnya mereka kecewa pada pemberitanya. Hari ini kita diajak untuk kembali pada firman Tuhan. Tuhan tentu saja bisa memakai seseorang untuk memerbaiki, mengajar, atau mengarahkan kita. Namun sesungguhnya firman Tuhan tetaplah sumbernya. Itu bukan berarti kita tidak perlu mendengarkan kata-kata manusia, karena Tuhan juga memakai manusia untuk menyampaikan firman-Nya. Apalagi, sejauh berita yang disampaikan dapat mengarahkan kita untuk memperbaiki kelakuan dan berjalan dalam kebenaran, Tuhan juga menjadikan mereka sebagai alat-Nya.
1. 2.
Menurut Paulus, apakah manfaat Kitab Suci bagi Timotius? Apa manfaat yang Anda harapkan saat membaca firman Tuhan? Para pemimpin gereja mengalami manfaat dari firman Tuhan setiap hari.
Pokok Doa:
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.
|
Media Cetak |
Media Radio |
Media Televisi |
Tentang Kami |



