
Hari ke-11
Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Hari ke-11
Dalam dunia teologi, ada perbedaan pendapat mengenai Amanat Agung Yesus Kristus dalam Matius 28. Ada yang mengatakan ayat itu diselipkan oleh penulis lain ke dalam Injil Matius. Ada pula yang mengatakan bahwa pesan itu adalah pesan eksklusif dari Yesus bagi semua orang percaya. Akibatnya, muncullah perbedaan keyakinan mengenai tugas orang percaya. Sayangnya, perbedaan pendapat itu dapat mengakibatkan perpecahan. Perbedaan pendapat juga dialami oleh jemaat Korintus. Perbedaan itu muncul mulai dari pandangan mengenai makanan dan minuman yang dianggap haram maupun halal. Ada lagi perbedaan pendapat mengenai baptisan, karunia rohani, bahkan golongan berdasarkan pemimpin yang berbedabeda. Namun melalui suratnya ini Paulus mengingatkan warga jemaat bahwa tugas yang sesungguhnya bagi jemaat adalah memberitakan Injil. Itu berarti, berbagai hal yang menghambat atau merusak kerjasama umat Tuhan dalam menjalankan tugas pemberitaan Injil haruslah segera disingkirkan. Youth, perbedaan pendapat dapat mengakibatkan perpecahan. Dan perpecahan dapat merusak misi pemberitaan Injil. Beberapa cara untuk menghindari perpecahan: Pertama, berdoa mohon hikmat dari Tuhan sebelum mengambil keputusan. Kedua, menyadari bahwa perbedaan pendapat dapat mengakibatkan perpecahan jika cara penyampaian pendapat tidak baik. Ketiga, ingat bahwa tujuan Tuhan mengutus kita adalah untuk menyampaikan berita kasih Kristus dan bukan sebaliknya.
(1Kor. 1:17) 1. 2. Apa yang dapat menjadi hambatan bagi orang percaya untuk memberitakan Injil? Apa yang harus dilakukan agar perpecahan terhindarkan atau terselesaikan? Kaum muda menggunakan hikmat Tuhan dalam berkata-kata dan mengambil keputusan.
Sebab Kristus mengutus aku bukan untuk membaptis, tetapi untuk memberitakan Injil ....
SAAT PERBEDAAN PENDAPAT TERJADI
1 Korintus 1:10-17
Pokok Doa:
Hari ke-11
Dalam dunia teologi, ada perbedaan pendapat mengenai Amanat Agung Yesus Kristus dalam Matius 28. Ada yang mengatakan ayat itu diselipkan oleh penulis lain ke dalam Injil Matius. Ada pula yang mengatakan bahwa pesan itu adalah pesan eksklusif dari Yesus bagi semua orang percaya. Akibatnya, muncullah perbedaan keyakinan mengenai tugas orang percaya. Sayangnya, perbedaan pendapat itu dapat mengakibatkan perpecahan. Perbedaan pendapat juga dialami oleh jemaat Korintus. Perbedaan itu muncul mulai dari pandangan mengenai makanan dan minuman yang dianggap haram maupun halal. Ada lagi perbedaan pendapat mengenai baptisan, karunia rohani, bahkan golongan berdasarkan pemimpin yang berbedabeda. Namun melalui suratnya ini Paulus mengingatkan warga jemaat bahwa tugas yang sesungguhnya bagi jemaat adalah memberitakan Injil. Itu berarti, berbagai hal yang menghambat atau merusak kerjasama umat Tuhan dalam menjalankan tugas pemberitaan Injil haruslah segera disingkirkan. Youth, perbedaan pendapat dapat mengakibatkan perpecahan. Dan perpecahan dapat merusak misi pemberitaan Injil. Beberapa cara untuk menghindari perpecahan: Pertama, berdoa mohon hikmat dari Tuhan sebelum mengambil keputusan. Kedua, menyadari bahwa perbedaan pendapat dapat mengakibatkan perpecahan jika cara penyampaian pendapat tidak baik. Ketiga, ingat bahwa tujuan Tuhan mengutus kita adalah untuk menyampaikan berita kasih Kristus dan bukan sebaliknya.
(1Kor. 1:17) 1. 2. Apa yang dapat menjadi hambatan bagi orang percaya untuk memberitakan Injil? Apa yang harus dilakukan agar perpecahan terhindarkan atau terselesaikan? Kaum muda menggunakan hikmat Tuhan dalam berkata-kata dan mengambil keputusan.
Sebab Kristus mengutus aku bukan untuk membaptis, tetapi untuk memberitakan Injil ....
SAAT PERBEDAAN PENDAPAT TERJADI
1 Korintus 1:10-17
Pokok Doa:
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.
|
Media Cetak |
Media Radio |
Media Televisi |
Tentang Kami |



