Cover Media Cetak

young listener

young listener

Hari ke-4

Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Hari ke-4
YESUS JUGA MENGABARKAN INJIL
Lukas 4:42-44
“Juga di kota-kota lain Aku harus memberitakan Injil Kerajaan Allah sebab untuk itulah Aku diutus.”
Istilah Pekabaran Injil (Yunani: euangelizomai) artinya: “memproklamasikan kabar baik”. Dalam Perjanjian Lama, istilah itu bermakna ganda. Di satu (Luk. 4:43) sisi pengabar Injil memberitakan kabar baik, tetapi di sisi lain mereka juga mengabarkan berita buruk. Misalnya, saat umat tidak taat kepada Tuhan, maka melalui pengabar Injil mereka mendengar berita penghukuman dari Tuhan. Sedangkan di dalam Perjanjian Baru, kabar baik itu nyata dalam diri Yesus. Sekalipun Yesus adalah Kabar Baik itu sendiri, namun Ia mengharuskan diri-Nya sendiri untuk memberitakan Injil juga. Mengapa? Di satu sisi, pemberitaan Injil adalah kabar tentang Kerajaan Allah, di mana Kerajaan Allah dapat saja diberitakan tanpa kehadiran Yesus. Namun di sisi lain, Yesus sebagai Sang Pemberita Injil pun sekaligus model dari Kerajaan Allah yang sempurna. Itulah sebabnya kehadiran Yesus sangatlah penting bagi dunia ini. Ia datang agar manusia melihat bahwa Kerajaan Allah bukan hanya ada “di sana dan nanti”, tetapi juga “di sini dan sekarang”. Youth, Yesus juga memiliki rencana bagi kita masing-masing. Ia mengutus kita sebagai duta Kerajaan Allah untuk memberitakan Kerajaan Allah, memberitakan diri-Nya, memberitakan Injil, sehingga lebih banyak orang mendengarkan Injil melalui kita. Ia mengutus kita di dalam keluarga kita, Ia mengutus kita di sekolah atau tempat kerja kita, bahkan Ia mengutus kita di tempat-tempat yang kita kunjungi, seperti mal, pasar, bengkel, pom bensin, salon, tempat tunggu bus sehingga orang dapat melihat Yesus di dalam kita.
1. 2.
Apa tujuan Yesus datang ke dunia? Apakah tujuan Anda dihadirkan Tuhan ke dunia? Orang-orang yang mau memberi dirinya.
Pokok Doa:
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.