Cover Media Cetak

young listener

young listener

Hari ke-3

Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Hari ke-3
FOKUS PADA YESUS
Markus 1:1-8
“Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu ….”
Dalam tradisi Papias (ca. 60-130M) dikatakan bahwa di belakang Injil Markus sebenarnya terdapat pemberitaan dan kewibawaan Rasul (Mrk. 1:2) Petrus. Salah satu pernyataan Papias, “Markuslah yang telah menjadi penerjemah Petrus.” Itu berarti Papias mengakui bahwa Markus bukanlah penulis Injil tersebut. Akibatnya, bukan hanya di kalangan para ahli, tetapi di kalangan orang Kristen pun muncul perdebatan. Ada yang sepaham dengan Papias, ada pula yang tetap mengakui bahwa Markuslah penulisnya. Padahal, fokus pemberitaan Injil Markus bukanlah pada “siapa yang telah menulis Injil” itu, melainkan pada “siapa yang diberitakan”. Demikian juga saat Yohanes Pembaptis membuka jalan bagi Yesus. Yohanes tidak memfokuskan pelayanannya pada dirinya sendiri, melainkan pada Yesus. Bahkan lebih jauh dari itu, ia meninggikan Yesus dengan merendahkan dirinya. Katanya, “… membungkuk dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak.” Sebuah kerendahan hati dari seorang yang membuka jalan bagi Yesus. Youth, kita juga diminta untuk meneruskan berita Injil dengan kerendahan hati. Ada kalanya kita melakukan perkara yang luar biasa sehingga orang memuji kita. Bisa jadi orang kagum dengan pekerjaan kita, atau mereka kagum dengan nilai studi kita, atau mereka memuji talenta kita. Namun, ingatlah kerendahan hati Yohanes dan mengatakan, “Aku tidak layak!” Biarlah kita menjadi seperti padi, yang semakin berisi semakin merunduk.
1. 2.
Apakah bukti dari kerendahan hati Yohanes Pembaptis? Apakah Anda merasa layak dipuji jika Anda berprestasi? Pengikut Kristus menunjukkan kerendahan hati saat berprestasi.
Pokok Doa:
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.