
Hari ke-1
Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Hari ke-1
INJIL
Matius 11:1-6
“Pergilah dan katakan apa yang kamu dengar dan kamu lihat: ….”
Oprah Winfrey mengagumkan. Ia adalah pembawa acara talk show TV, produser film, dan filantropis yang dinantikan penggemarnya di 108 ne(Mat. 11:4) gara dari A (Afghanistan) sampai Z (Zimbabwe). Dalam buku Injil Menurut Oprah (Marcia Nelson), Andar Ismail memberikan komentarnya, “Ia bukan penginjil, namun ia mewartakan berita Injil”. Oprah mewartakan Injil dengan gaya yang dapat diterima pemirsa masa kini. Ia mengakui penderitaan dan ingin meringankannya. Ia mengajarkan rasa syukur, kedermaan, dan menggali pengampunan. Tuhan Yesus tentunya jauh lebih mengagumkan. Ia bukan hanya mewartakan Injil, tetapi Ia juga diwartakan oleh para murid-Nya. Saat Yohanes Pembaptis mengutus murid-muridnya untuk bertanya kepada Yesus, “Engkaukah yang akan datang itu (Mesias)?” Semua jawaban Yesus merujuk pada pelayanan kasih yang dilakukan-Nya. “Pergilah dan katakanlah ... apa yang kamu dengar dan kamu lihat ....” Ia menjelaskan Injil dengan cara yang paling dapat dimengerti oleh manusia, melalui kuasa-Nya, kata-kata-Nya, maupun karya-Nya. Youth, Injil harus terus diberitakan. Kita dipercaya juga untuk pergi dan mengatakan kepada orang-orang yang kita jumpai, mengenai apa yang kita dengar dan kita lihat (alami) bersama Yesus. Secara fisik memang Dia tidak ada bersama-sama dengan kita. Namun kasih-Nya dan kisah-Nya dititipkan kepada kita. Yesus dapat terlihat dan terdengar melalui kata-kata yang keluar dari mulut kita, keputusan kita, tingkah laku kita, cara kita memperlakukan orang lain, bahkan melalui karya kita.
1. 2.
Apakah Yesus menjawab pertanyaan Yohanes Pembaptis? Apakah identitas Yesus juga sudah terlihat melalui Anda? Semua orang mendengar berita Injil.
Pokok Doa:
Hari ke-1
INJIL
Matius 11:1-6
“Pergilah dan katakan apa yang kamu dengar dan kamu lihat: ….”
Oprah Winfrey mengagumkan. Ia adalah pembawa acara talk show TV, produser film, dan filantropis yang dinantikan penggemarnya di 108 ne(Mat. 11:4) gara dari A (Afghanistan) sampai Z (Zimbabwe). Dalam buku Injil Menurut Oprah (Marcia Nelson), Andar Ismail memberikan komentarnya, “Ia bukan penginjil, namun ia mewartakan berita Injil”. Oprah mewartakan Injil dengan gaya yang dapat diterima pemirsa masa kini. Ia mengakui penderitaan dan ingin meringankannya. Ia mengajarkan rasa syukur, kedermaan, dan menggali pengampunan. Tuhan Yesus tentunya jauh lebih mengagumkan. Ia bukan hanya mewartakan Injil, tetapi Ia juga diwartakan oleh para murid-Nya. Saat Yohanes Pembaptis mengutus murid-muridnya untuk bertanya kepada Yesus, “Engkaukah yang akan datang itu (Mesias)?” Semua jawaban Yesus merujuk pada pelayanan kasih yang dilakukan-Nya. “Pergilah dan katakanlah ... apa yang kamu dengar dan kamu lihat ....” Ia menjelaskan Injil dengan cara yang paling dapat dimengerti oleh manusia, melalui kuasa-Nya, kata-kata-Nya, maupun karya-Nya. Youth, Injil harus terus diberitakan. Kita dipercaya juga untuk pergi dan mengatakan kepada orang-orang yang kita jumpai, mengenai apa yang kita dengar dan kita lihat (alami) bersama Yesus. Secara fisik memang Dia tidak ada bersama-sama dengan kita. Namun kasih-Nya dan kisah-Nya dititipkan kepada kita. Yesus dapat terlihat dan terdengar melalui kata-kata yang keluar dari mulut kita, keputusan kita, tingkah laku kita, cara kita memperlakukan orang lain, bahkan melalui karya kita.
1. 2.
Apakah Yesus menjawab pertanyaan Yohanes Pembaptis? Apakah identitas Yesus juga sudah terlihat melalui Anda? Semua orang mendengar berita Injil.
Pokok Doa:
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.
|
Media Cetak |
Media Radio |
Media Televisi |
Tentang Kami |



