Cover Media Cetak

young listener

young listener

Hari ke-12

Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Hari ke-12
MAKHLUK YANG HIDUP
Ulangan 5:17
... demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup. (Kej. 2:7)
Minggu, 27 Januari 2008, Pak Harto meninggal dunia. Penyebabnya adalah berbagai penyakit yang dideritanya: gagal ginjal, gangguan fungsi jantung, infeksi saluran pencernaan, dan penyakit paruparu. Pengalaman Pak Harto sebagai presiden Republik Indonesia, tim dokter yang handal beserta teknologi kedokteran yang canggih, dan perawatan yang intensif, serta harta kekayaan yang dimilikinya ternyata tidak mampu membuat Pak Harto melanjutkan keberadaannya sebagai makhluk yang hidup. Bangsa Israel sebagai makhluk yang hidup diperintahkan untuk jangan membunuh. Mereka dilarang melenyapkan kehidupan. Hidup harus dijaga dan dipelihara karena hidup itu sangat berharga. Di dalam kisah Penciptaan, manusia yang dibentuk dari debu tanah oleh Tuhan tidak langsung menjadi makhluk yang hidup. Ia menjadi makhluk yang hidup setelah Tuhan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya. Karena itu, tidaklah berlebihan, jika Tuhan berhak melarang manusia untuk melenyapkan kehidupan dengan tindakan membunuh. Manusia bukan sumber kehidupan sehingga manusia tidak berkuasa untuk menghidupkan dan tidak berwenang untuk melenyapkan kehidupan. Hanya Tuhan yang mampu menjadikan manusia sebagai makhluk yang hidup karena Dialah sumber kehidupan. Youth, bersyukurlah bahwa Anda masih menjadi makhluk yang hidup sampai dengan saat ini. Pergunakanlah hidup Anda untuk memuliakan Tuhan karena Dialah yang menjadikan Anda makhluk yang hidup.
1. 2.
Apakah yang dimaksud dengan “nafas hidup”? Apa saja yang dapat Anda lakukan untuk memelihara hidup? Kaum muda gigih memelihara kehidupan semua makhluk hidup.
Pokok Doa:
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.