
Hari ke-9
Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Hari ke-9
TEKUN, TEKEN, TEKAN
Yosua 6:1-19
“Bersoraklah sebab TUHAN telah menyerahkan kota ini kepadamu!”
Pada 1965 hutan Wonosadi di Kabupaten Gunung Kidul Yogyakarta rusak parah. Hanya ada lima pohon besar di hutan seluas 25 hektar itu. Sudiyo (Yos. 6:16) yang ditunjuk sebagai ketua pelestarian hutan Wonosadi segera mengajak masyarakat untuk mulai menanam pohon. Apa hasilnya? Kini, hutan itu menjadi rumah bagi flora dan fauna. Ketiga mata air yang mengering kini telah pulih dengan debit sebesar 18 liter per detik. Di sekitar hutan juga terdapat sawah seluas 50 hektar yang dapat dipanen tiga kali setahun. Apa resepnya? Tekun, teken, tekan. Tekun artinya terus bekerja, tidak putus asa. Teken itu pegangan, artinya bekerja dengan memegang aturan yang berlaku. Tekan artinya sampai, mencapai tujuan. Bangsa Israel menghadapi tembok Yerikho yang pada saat itu berfungsi sebagai benteng pertahanan penduduk Yerikho. Namun bangsa Israel tekun dan teken. Mereka tekun menjalani proses “peperangan” dari hari pertama sampai dengan hari ketujuh. Teken, mereka tetap memegang aturan dari Tuhan yang dinyatakan dalam ayat 2-5. Mereka selalu membawa tabut Tuhan setiap kali mengelilingi tembok Yerikho. Tabut itu berisi dua loh batu yang memuat kesepuluh hukum Tuhan. Tabut Tuhan merupakan lambang kehadiran Tuhan. Bangsa Israel selalu membawa tabut Tuhan sebagai simbol kesediaan mereka dipimpin oleh Tuhan dan menjalankan hukum-hukum-Nya. Akhirnya, mereka tekan, tujuan peperangan dapat dicapai. Yerikho dapat dikalahkan. Youth, adakah perkara sulit yang sedang Anda hadapi? Jangan gentar. Bertekunlah, berpeganglah pada firman Tuhan, serta ingatlah bahwa Tuhan hadir dalam hidup Anda, maka Anda akan mencapai tujuan.
1. 2.
Mengapa bangsa Israel harus membawa tabut Tuhan ketika berperang melawan Yerikho? Apakah langkah pertama yang Anda ambil dalam menghadapi persoalan? Kaum muda tekun dan teken dalam menghadapi persoalan.
Pokok Doa:
Hari ke-9
TEKUN, TEKEN, TEKAN
Yosua 6:1-19
“Bersoraklah sebab TUHAN telah menyerahkan kota ini kepadamu!”
Pada 1965 hutan Wonosadi di Kabupaten Gunung Kidul Yogyakarta rusak parah. Hanya ada lima pohon besar di hutan seluas 25 hektar itu. Sudiyo (Yos. 6:16) yang ditunjuk sebagai ketua pelestarian hutan Wonosadi segera mengajak masyarakat untuk mulai menanam pohon. Apa hasilnya? Kini, hutan itu menjadi rumah bagi flora dan fauna. Ketiga mata air yang mengering kini telah pulih dengan debit sebesar 18 liter per detik. Di sekitar hutan juga terdapat sawah seluas 50 hektar yang dapat dipanen tiga kali setahun. Apa resepnya? Tekun, teken, tekan. Tekun artinya terus bekerja, tidak putus asa. Teken itu pegangan, artinya bekerja dengan memegang aturan yang berlaku. Tekan artinya sampai, mencapai tujuan. Bangsa Israel menghadapi tembok Yerikho yang pada saat itu berfungsi sebagai benteng pertahanan penduduk Yerikho. Namun bangsa Israel tekun dan teken. Mereka tekun menjalani proses “peperangan” dari hari pertama sampai dengan hari ketujuh. Teken, mereka tetap memegang aturan dari Tuhan yang dinyatakan dalam ayat 2-5. Mereka selalu membawa tabut Tuhan setiap kali mengelilingi tembok Yerikho. Tabut itu berisi dua loh batu yang memuat kesepuluh hukum Tuhan. Tabut Tuhan merupakan lambang kehadiran Tuhan. Bangsa Israel selalu membawa tabut Tuhan sebagai simbol kesediaan mereka dipimpin oleh Tuhan dan menjalankan hukum-hukum-Nya. Akhirnya, mereka tekan, tujuan peperangan dapat dicapai. Yerikho dapat dikalahkan. Youth, adakah perkara sulit yang sedang Anda hadapi? Jangan gentar. Bertekunlah, berpeganglah pada firman Tuhan, serta ingatlah bahwa Tuhan hadir dalam hidup Anda, maka Anda akan mencapai tujuan.
1. 2.
Mengapa bangsa Israel harus membawa tabut Tuhan ketika berperang melawan Yerikho? Apakah langkah pertama yang Anda ambil dalam menghadapi persoalan? Kaum muda tekun dan teken dalam menghadapi persoalan.
Pokok Doa:
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.
|
Media Cetak |
Media Radio |
Media Televisi |
Tentang Kami |



