Cover Media Cetak

young listener

young listener

Hari ke-5

Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Hari ke-5
PERSOALAN
Bilangan 21:4-9
“... kami telah berdosa, sebab kami berkata-kata melawan TUHAN ....”
Seorang ibu di Seoul, Korea Selatan, melahirkan seorang bayi perempuan yang menderita keterbelakangan mental dan lobster claw syndrome – (Bil. 21:7) tangannya hanya memiliki dua jari yang membentuk huruf V seperti capit kepiting. Sebuah persoalan yang tak mudah untuk dihadapi. Namun, ibu yang bernama Woo Kap Sun itu tetap mempunyai pengharapan bahwa anaknya akan terus tumbuh dalam kegembiraan. Karena itu, ia diberi nama Hee Ah Lee. Hee berarti sukacita, Ah bermakna tunas pohon yang terus tumbuh, dan Lee merupakan nama keluarga. Sejak usia 6 tahun, Hee Ah Lee diperkenalkan pada piano. Pada 2009 ia menginjak usia 24 tahun dan mampu menguasai lebih dari 50 repertoar, baik klasik, folk song, maupun lagu nasional. Dalam perjalanan di padang gurun, bangsa Israel menghadapi persoalan: tidak ada roti dan tidak ada air. Persoalan tersebut dihadapi dengan mengeluarkan kata-kata melawan Tuhan. Akibatnya, Tuhan menyuruh ular-ular tedung memagut mereka sehingga banyak yang tewas. Bangsa Israel menyadari dosa mereka, yaitu telah berkata-kata melawan Allah. Tuhan mengampuni mereka, tetapi Ia tidak melenyapkan persoalan. Persoalan yang mematikan, yaitu ular-ular tedung, tetap ada. Namun, setiap orang Israel yang dipagut ular tedung akan tetap hidup, jika ia mengarahkan pandangannya ke patung ular tedung yang dibuat oleh Musa dari tembaga dan diletakkan pada sebuah tiang. Youth, apa pun persoalan kita, tetaplah arahkan hati kepada Tuhan. Kita tidak perlu mengeluarkan perkataan yang melawan Tuhan.
1. 2.
Apakah makna tindakan melihat patung ular dari tembaga? Apa saja tindakan yang tergolong “mengeluarkan perkataan yang melawan Tuhan”? Berjalan dalam terang hidup bersama Yesus.
Pokok Doa:
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.