
Hari ke-3
Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Hari ke-3
SYUKUR BUKAN HOLOGRAM!
... setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah ....
1 Yohanes 4:1-6
Pada 5 November 2008, stasiun CNN menggunakan teknologi hologram –pertama kali dalam sejarah– ketika menyiarkan berita hasil Pe(1Yoh. 4:2) milu Presiden Amerika Serikat. Saat itu, Jessica Yellin –reporter CNN– tampil secara virtual di depan seorang reporter lain, Wolf Blitzer. Meskipun jarak kedua reporter itu puluhan bahkan ratusan mil, tetapi mereka bisa tampil seolaholah mereka berhadapan langsung. Itulah hebatnya teknologi hologram. Kita dapat menghadirkan sosok seseorang di suatu tempat, padahal tubuhnya ada di tempat lain. Pandangan menyerupai prinsip hologram sebenarnya sudah muncul sekitar abad pertama Masehi. Pandangan itu disebut Doketisme –yang mengajarkan bahwa Yesus memang Allah, namun bukan manusia seutuhnya. Yesus hanya kelihatannya saja seperti manusia. Pandangan ini ditentang oleh gereja saat itu karena hendak merendahkan derajat karya keselamatan yang Yesus lakukan melalui pengorbanan diri-Nya di kayu salib. Jika Yesus hanya kelihatannya seperti manusia, maka Ia tidak merasa sakit ketika dicambuk, tidak berdarah ketika ditikam, dan pastinya tidak mati betulan. Itulah sebabnya, penganut doketisme disebut antikristus dalam Surat-surat Yohanes. Youth, lewat teknologi hologram, kita dapat ditolong untuk memahami seperti apa pandangan doketisme yang muncul di masa lalu. Dengan begitu, kita dapat bersyukur pada masa kini, karena Yesus – yang adalah manusia betulan, memang sungguh-sungguh menderita dalam misi-Nya untuk menebus dan menyelamatkan kita.
1. 2. Apa yang menjadi perhatian utama penulis dalam bacaan hari ini? Apa makna Yesus sebagai manusia yang sungguh-sungguh menderita di kayu salib? Kaum muda tidak disesatkan oleh ajaran sesat.
Pokok Doa:
Hari ke-3
SYUKUR BUKAN HOLOGRAM!
... setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah ....
1 Yohanes 4:1-6
Pada 5 November 2008, stasiun CNN menggunakan teknologi hologram –pertama kali dalam sejarah– ketika menyiarkan berita hasil Pe(1Yoh. 4:2) milu Presiden Amerika Serikat. Saat itu, Jessica Yellin –reporter CNN– tampil secara virtual di depan seorang reporter lain, Wolf Blitzer. Meskipun jarak kedua reporter itu puluhan bahkan ratusan mil, tetapi mereka bisa tampil seolaholah mereka berhadapan langsung. Itulah hebatnya teknologi hologram. Kita dapat menghadirkan sosok seseorang di suatu tempat, padahal tubuhnya ada di tempat lain. Pandangan menyerupai prinsip hologram sebenarnya sudah muncul sekitar abad pertama Masehi. Pandangan itu disebut Doketisme –yang mengajarkan bahwa Yesus memang Allah, namun bukan manusia seutuhnya. Yesus hanya kelihatannya saja seperti manusia. Pandangan ini ditentang oleh gereja saat itu karena hendak merendahkan derajat karya keselamatan yang Yesus lakukan melalui pengorbanan diri-Nya di kayu salib. Jika Yesus hanya kelihatannya seperti manusia, maka Ia tidak merasa sakit ketika dicambuk, tidak berdarah ketika ditikam, dan pastinya tidak mati betulan. Itulah sebabnya, penganut doketisme disebut antikristus dalam Surat-surat Yohanes. Youth, lewat teknologi hologram, kita dapat ditolong untuk memahami seperti apa pandangan doketisme yang muncul di masa lalu. Dengan begitu, kita dapat bersyukur pada masa kini, karena Yesus – yang adalah manusia betulan, memang sungguh-sungguh menderita dalam misi-Nya untuk menebus dan menyelamatkan kita.
1. 2. Apa yang menjadi perhatian utama penulis dalam bacaan hari ini? Apa makna Yesus sebagai manusia yang sungguh-sungguh menderita di kayu salib? Kaum muda tidak disesatkan oleh ajaran sesat.
Pokok Doa:
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.
|
Media Cetak |
Media Radio |
Media Televisi |
Tentang Kami |



