Cover Media Cetak

young listener

young listener

Hari ke-12

Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Hari ke-12
PENDING DULU
1 Petrus 4:1-5
… supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia, tetapi menurut kehendak Allah.
Kita mengetahui kuadran manajemen waktu. Ada waktu untuk perkara “penting dan mendesak” yang harus segera dilakukan. Ada waktu untuk perkara “penting tetapi tidak-mendesak” yang ha(1Ptr. 4:2) rus dimaksimalkan. Ada waktu untuk perkara “tidak-penting tetapi mendesak” yang perlu dikurangi. Ada waktu untuk perkara “tidak-penting dan tidak-mendesak” yang harus diminimalkan. Namun, sering kali orang gagal dalam mengelola waktu dengan bijaksana. Petrus berbicara soal baptisan. Orang yang telah dibaptis telah mengidentifikasikan diri dengan Kristus, berbagi penderitaan dan kematian-Nya dan juga kebangkitan-Nya, bangkit dalam hidup baru yang lepas dari kungkungan dosa. Hidup-lama ditinggalkan dan kini hidup dalam nilai-nilai kebaruan hidup dalam Kristus. Perubahan ini kadang menimbulkan cemoohan, bahkan juga godaan untuk kembali ke kehidupan lama. Namun, orang yang setia akan tetap memilih untuk menggunakan waktu menurut kehendak Allah. Youth, mengisi waktu dengan baik adalah panggilan spiritual yang tidak boleh diabaikan. Setiap orang diberikan jumlah waktu yang sama, tetapi tidak semua orang bijak dalam menggunakannya. Sering kali orang beralasan, “Aduh Tuhan, lain waktu saja deh saya menuruti kehendak-Mu sebab kalau saya tidak menuruti kemauan saya pada kesempatan ini, kapan lagi? Nanti setelah ini, baru saya akan menuruti kehendak-Mu.” Ternyata bukan hanya sms yang dapat di-pending, tetapi kehendak Tuhan juga!
1. 2.
Apa yang menjadi tantangan orang dalam menjalankan kehidupan yang baru? Bagaimana cara mengikuti kehendak Allah tanpa harus menunda? Mengikuti kehendak Allah tanpa menunda-nunda.
Pokok Doa:
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.