Cover Media Cetak

young listener

young listener

Hari ke-6

Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Hari ke-6
TEKANAN HIDUP
Yohanes
“Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.”
16:20-33
Adversity Quotient (AQ) ialah ukuran kemampuan seseorang dalam menghadapi tekanan kehidupan. Setiap orang memilikinya dengan kadar yang berbeda, tergantung dari nilai hidup yang dipegang(Yoh. 16:33) nya. Jika nilai hidup yang dimiliki ialah mencari kenyamanan, kesenangan dan kemudahan hidup, biasanya kadar AQ-nya kecil. Jika nilai hidup yang dimiliki ialah kemauan untuk belajar dari segala peristiwa hidup, tabah untuk berjuang menuju kepada kebaruan hidup dan kematangan pribadi, orang ini lebih tangguh dalam menghadapi tekanan. Ada kontras antara murid-murid dan dunia. Dunia bersukacita selagi murid-murid berduka, tetapi murid-murid kemudian melihat Yesus kembali dalam kebangkitan-Nya dan bersukacita. Nilai dunia kadang memang bertentangan dengan nilai Allah. Pada gilirannya ini dapat menyebabkan penderitaan bagi murid-murid. Namun penderitaan dalam kesetiaan kepada Yesus hanya sementara. Janji Allah berujung kepada sukacita. Ini sungguh memberikan kekuatan bagi murid-murid Yesus dalam menghadapi aniaya dan tantangan kehidupan. Youth, sinkronisasi nilai hidup yang benar adalah sinkronisasi dengan nilai Allah. Yesus mengatakan bahwa hal ini akan mengakibatkan penganiayaan. Respons yang benar kemudian ialah menguatkan hati dalam kesusahan itu. Dalam waktu-Nya dan dalam iman akan janji-Nya, kekuatan hati akan berbuahkan sukacita. Ingatlah bahwa Yesus sudah “mengalahkan” dunia.
1. 2.
Apa bukti dari Yesus bahwa Ia sudah mengalahkan dunia? Apakah Anda melihat kesusahan hidup sebagai kesempatan untuk maju? Berjalan bersama Yesus untuk melihat kesusahan sebagai kesempatan.
Pokok Doa:
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.