Cover Media Cetak

young listener

young listener

Hari ke-2

Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Hari ke-2
HIGH QUALITY FAITH
Matius 5:11-12
“Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya …”
Sangat menarik melihat proses pembuatan suatu produk. Saya pernah melihatnya di sebuah acara TV. Mulai dari bahan baku, pengolahan, pe(Mat. 5:11) ngemasan, uji coba dan pemasaran. Tahap uji coba sungguh menarik. Bagaimana caranya? Mereka melakukan uji banting, tekan, dan kekuatan. Jika tidak lolos uji, produk itu tidak akan dipasarkan. Sungguh sebuah upaya menjaga kualitas yang telaten dan tegas. Yesus mengatakan kepada kita untuk berbahagia jika kita dianiaya karena beriman kepada-Nya. Mengapa berbahagia? Karena dengan aniaya itu, pandangan kita diarahkan untuk tetap fokus kepada-Nya; iman kita teruji kualitasnya, bukan menjadi iman yang gampangan; jika tetap setia melewati penganiayaan, kita menjadi pribadi yang lebih kuat; kesetiaan menghadapi penganiayaan dapat menjadi teladan bagi orang di sekitar kita. Dalam menghadapi penganiayaan kita disemangati oleh nabi-nabi besar seperti Elia, Yeremia dan Daniel yang pernah mengalami penganiayaan dan lolos uji. Penganiayaan yang dialami menjadi bukti bahwa sungguh kita memiliki iman. Orang yang tidak setia dalam beriman tidak pernah merasakan penganiayaan. Youth, nilai mengikut Yesus ternyata bukanlah pada mendapatkan kemudahan hidup, tetapi terletak pada kesempatan untuk memiliki kehidupan yang berbahagia dalam terang-Nya. Pada saat dianiaya karena iman kita kepada Yesus Kristus, kita boleh selalu mengingat janji-Nya, “... Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan” (Why. 2:10).
1. 2.
Mengapa orang menganiaya Kristus dan pengikut-Nya? Apa yang akan didapatkan jika kita tetap setia kepada Kristus walaupun dianiaya? Menghadapi aniaya –karena iman kepada Kristus— dengan kesetiaan.
Pokok Doa:
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.