Cover Media Cetak

young listener

young listener

Hari ke-11

Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Hari ke-11
SIKAP TERHADAP KONFLIK
“Janganlah kiranya ada perkelahian antara aku dan engkau, dan antara para gembalaku dan para gembalamu, sebab kita ini kerabat.”
Kejadian 13:1-18
Ada bermacam-macam sikap yang ditunjukkan oleh seseorang ketika ia mengalami konflik. Ada yang menghindarinya, tidak mengakui bahwa diri(Kej. 13:8) nya sedang berkonflik. Ada yang meremehkannya dengan cara membiarkannya terjadi tanpa penyelesaian. Namun, ada yang dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menyelesaikan konflik yang dialaminya. Keluarga Abraham juga mengalami konflik. Sumber konflik itu sebenarnya bukan berasal dari Abraham atau Lot, namun berasal dari para karyawan mereka. Harta milik keluarga mereka masing-masing begitu banyak sehingga negeri itu tidak cukup luas untuk menampung mereka (ay. 6). Yang menarik adalah sikap yang ditunjukkan oleh Abraham. Pertama, ia berani mengakui adanya konflik di tengah keluarganya. Kedua, konflik itu harus segera dihentikan oleh karena berpotensi menghancurkan tali persaudaraan di antara mereka. Ketiga, dengan rendah hati Abraham menawarkan solusi-solusi untuk menangani konflik yang terjadi. Youth, konflik sebenarnya adalah hal yang biasa terjadi dalam kehidupan kita. Hal itu bisa terjadi di mana saja, entah di keluarga kita, pekerjaan kita, atau di tempat lainnya. Konflik bukan hal yang tabu atau bukan juga dosa. Yang paling penting adalah adanya kesadaran dan keberanian untuk mengenali situasi konflik dan mengelolanya dengan baik. Tidak jarang juga konflik dapat menjadi sesuatu yang sangat berharga ketika kita mampu mengubahnya menjadi kesempatan untuk menjadikan diri kita lebih dewasa.
1. 2.
Mengapa Abraham berani bersikap tegas terhadap konflik? Apakah Anda tegas terhadap konflik yang Anda alami? Mampu mengelola konflik sehingga diri kita lebih dewasa.
Pokok Doa:
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.