
Hari ke-8
Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Hari ke-8
RAMBUT SAMA HITAM, HATI MASING-MASING
“Bukankah dahulu kukatakan kepadamu: Janganlah kamu berbuat dosa terhadap anak itu! ....” (Kej. 42: 22)
Kejadian 42:1-38
“Rambut sama hitam, hati masing-masing” –sebuah peribahasa yang tepat untuk menjadi judul renungan kita. Sekalipun kita tidak mengetahui apa warna rambut anak-anak Yakub, namun kita dapat memastikan bahwa hati mereka masing-masing berbeda. Dalam kasus konflik yang terjadi antara kubu Yusuf dan kubu kakak-kakaknya, ternyata tidak semua dari kakak-kakak Yusuf yang memiliki pemikiran yang buruk terhadap Yusuf. Di antara mereka yang tidak bulat mendukung tindakan kekerasan atas Yusuf adalah Ruben. Jika kita membaca ayat 20-22, khususnya ayat 22 yang menceritakan teguran Ruben atas kejahatan yang mereka perbuat, maka kita dapat menyimpulkan bahwa Ruben bukan seorang yang berhati keji dan tanpa belas kasihan, walaupun dia termasuk atau dikategorikan dalam kelompok saudara-saudara Yusuf yang tidak puas dengan perlakuan Yakub. Peribahasa “rambut sama hitam, hati masing-masing” berlaku bagi saudara-saudara Yusuf ini. Dalam hal ini, Ruben juga dapat berkata, “Hitamnya rambutku tak sehitam hatiku.” Youth, hati-hatilah terhadap kecenderungan pemikiran yang menggeneralisasikan suatu persoalan. Apakah rugi jika kita memiliki kecenderungan pemikiran seperti ini? Jelas rugi karena kita kehilangan objektifitas pemikiran kita dalam memandang persoalan. Kalau hal ini menjadi kebiasaan, kita akan menjadi orang yang picik.
1. 2.
Apa perbedaan antara sikap Ruben dan saudara-saudaranya? Adakah pemikiran Anda yang sempit dan menggeneralisasi persoalan? Hikmat dari Tuhan supaya tidak berpikiran sempit.
Pokok Doa:
Hari ke-8
RAMBUT SAMA HITAM, HATI MASING-MASING
“Bukankah dahulu kukatakan kepadamu: Janganlah kamu berbuat dosa terhadap anak itu! ....” (Kej. 42: 22)
Kejadian 42:1-38
“Rambut sama hitam, hati masing-masing” –sebuah peribahasa yang tepat untuk menjadi judul renungan kita. Sekalipun kita tidak mengetahui apa warna rambut anak-anak Yakub, namun kita dapat memastikan bahwa hati mereka masing-masing berbeda. Dalam kasus konflik yang terjadi antara kubu Yusuf dan kubu kakak-kakaknya, ternyata tidak semua dari kakak-kakak Yusuf yang memiliki pemikiran yang buruk terhadap Yusuf. Di antara mereka yang tidak bulat mendukung tindakan kekerasan atas Yusuf adalah Ruben. Jika kita membaca ayat 20-22, khususnya ayat 22 yang menceritakan teguran Ruben atas kejahatan yang mereka perbuat, maka kita dapat menyimpulkan bahwa Ruben bukan seorang yang berhati keji dan tanpa belas kasihan, walaupun dia termasuk atau dikategorikan dalam kelompok saudara-saudara Yusuf yang tidak puas dengan perlakuan Yakub. Peribahasa “rambut sama hitam, hati masing-masing” berlaku bagi saudara-saudara Yusuf ini. Dalam hal ini, Ruben juga dapat berkata, “Hitamnya rambutku tak sehitam hatiku.” Youth, hati-hatilah terhadap kecenderungan pemikiran yang menggeneralisasikan suatu persoalan. Apakah rugi jika kita memiliki kecenderungan pemikiran seperti ini? Jelas rugi karena kita kehilangan objektifitas pemikiran kita dalam memandang persoalan. Kalau hal ini menjadi kebiasaan, kita akan menjadi orang yang picik.
1. 2.
Apa perbedaan antara sikap Ruben dan saudara-saudaranya? Adakah pemikiran Anda yang sempit dan menggeneralisasi persoalan? Hikmat dari Tuhan supaya tidak berpikiran sempit.
Pokok Doa:
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.
|
Media Cetak |
Media Radio |
Media Televisi |
Tentang Kami |



