
Hari ke-5
Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Hari ke-5
INTEGRITAS
Kejadian 39:1-23
Walaupun dari hari ke hari perempuan itu membujuk Yusuf, Yusuf tidak mendengarkan bujukannya itu ....
Di dalam kisah anak-anak Yakub, Yusuf adalah tokoh yang istimewa. Bukan karena ia merupakan anak kesayangan dan bukan juga karena ia memiliki kemampuan “supra” dalam hal ramal(Kej. 39:10) meramal. Keistimewaan Yusuf terletak pada integritas yang dimilikinya. Dikisahkan dalam perikop ini bahwa meskipun Yusuf mengalami pergumulan yang begitu dahsyat, ia tetap dapat bertahan. Minimal ia masih dapat hidup walaupun terlunta-lunta dan hidup sebagai budak di tanah asing. Kemungkinan itu dapat terjadi tentunya karena Tuhan mengasihi dan menyertainya. Namun, di samping penyertaan Tuhan, Yusuf adalah seorang pribadi yang unik. Keunikannya terletak pada kegigihannya untuk melakukan apa yang menjadi prinsip hidupnya. Pada ayat 9 ditegaskan bahwa Yusuf lebih takut melanggar firman Tuhan daripada melanggar “firman” majikannya, meskipun risiko yang akan dihadapinya begitu menakutkan. Meskipun ia memiliki kewenangan yang boleh dikatakan tidak terbatas, namun ia tidak lupa diri atau menggunakan kekuasaan yang dimilikinya hanya untuk kepentingannya sendiri. Youth, dalam teori kepemimpinan, salah satu hal mutlak yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin adalah integritas. Secara sederhana integritas adalah menyatunya perkataan dan perbuatan. Efek yang paling jelas kelihatan dari sikap ini adalah melahirkan seorang pemimpin yang dapat dipercaya dan yang selalu bertindak berdasarkan prinsip yang luhur.
1. 2.
Apa kunci keberhasilan Yusuf dalam menghadapi kemelut? Sikap seperti apa yang sekarang Anda kembangkan dalam kepemimpinan Anda sehari-hari? Hati yang lebih takut kepada Tuhan daripada kepada manusia.
Pokok Doa:
Hari ke-5
INTEGRITAS
Kejadian 39:1-23
Walaupun dari hari ke hari perempuan itu membujuk Yusuf, Yusuf tidak mendengarkan bujukannya itu ....
Di dalam kisah anak-anak Yakub, Yusuf adalah tokoh yang istimewa. Bukan karena ia merupakan anak kesayangan dan bukan juga karena ia memiliki kemampuan “supra” dalam hal ramal(Kej. 39:10) meramal. Keistimewaan Yusuf terletak pada integritas yang dimilikinya. Dikisahkan dalam perikop ini bahwa meskipun Yusuf mengalami pergumulan yang begitu dahsyat, ia tetap dapat bertahan. Minimal ia masih dapat hidup walaupun terlunta-lunta dan hidup sebagai budak di tanah asing. Kemungkinan itu dapat terjadi tentunya karena Tuhan mengasihi dan menyertainya. Namun, di samping penyertaan Tuhan, Yusuf adalah seorang pribadi yang unik. Keunikannya terletak pada kegigihannya untuk melakukan apa yang menjadi prinsip hidupnya. Pada ayat 9 ditegaskan bahwa Yusuf lebih takut melanggar firman Tuhan daripada melanggar “firman” majikannya, meskipun risiko yang akan dihadapinya begitu menakutkan. Meskipun ia memiliki kewenangan yang boleh dikatakan tidak terbatas, namun ia tidak lupa diri atau menggunakan kekuasaan yang dimilikinya hanya untuk kepentingannya sendiri. Youth, dalam teori kepemimpinan, salah satu hal mutlak yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin adalah integritas. Secara sederhana integritas adalah menyatunya perkataan dan perbuatan. Efek yang paling jelas kelihatan dari sikap ini adalah melahirkan seorang pemimpin yang dapat dipercaya dan yang selalu bertindak berdasarkan prinsip yang luhur.
1. 2.
Apa kunci keberhasilan Yusuf dalam menghadapi kemelut? Sikap seperti apa yang sekarang Anda kembangkan dalam kepemimpinan Anda sehari-hari? Hati yang lebih takut kepada Tuhan daripada kepada manusia.
Pokok Doa:
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.
|
Media Cetak |
Media Radio |
Media Televisi |
Tentang Kami |



