Cover Media Cetak

young listener

young listener

Hari ke-13

Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Hari ke-13
MANNA
Yosua
Lalu berhentilah manna itu .... (Yos. 5:12)
5:10-12
Alkitab menjelaskan manna sebagai “... warnanya putih seperti ketumbar dan rasanya seperti rasa kue madu” (Kel. 16:31). Ada banyak keluh kesah dan komplain umat Israel tentang manna. Salah satu di antaranya sebagai berikut: “... Kita teringat kepada ikan yang kita makan di Mesir dengan tidak bayar apa-apa, kepada mentimun dan semangka, bawang prei, bawang merah dan bawang putih. Tetapi sekarang kita kurus kering, tidak ada sesuatu apa pun, kecuali manna ini saja yang kita lihat” (Bil. 11:5-6). Sekalipun dikomplain, manna telah menjadi makanan sehari-hari umat Israel selama 40 tahun, sepanjang perjalanan mereka menuju Tanah Perjanjian (Kel. 16:35). Tuhan baru berhenti menyediakan manna untuk umat Israel setelah mereka menginjak Tanah Kanaan. Walaupun tidak selalu disadari dan disyukuri, kehadiran manna setiap pagi di perkemahan Israel sesungguhnya merupakan bukti kasih setia dan pemeliharaan Tuhan. Karena memahami ketidakmampuan umat Israel menghasilkan makanan sendiri sebab mereka tengah dalam perjalanan, Tuhan memutuskan untuk menyediakannya bagi mereka. Namun, setelah umat Israel tiba di tujuan, Tuhan mempersilakan umat-Nya untuk menyediakan dan mengolah sendiri makanan mereka. Dalam bentuk yang berbeda Tuhan juga melakukan hal yang sama bagi kita. Namun, seperti umat Israel, kita kerap tidak menyadarinya, apalagi bersyukur tentangnya. Youth, tentunya kita tidak hendak menunggu sampai “manna” yang Tuhan sediakan untuk kita berhenti, baru kita bisa menghargai kasih setia dan pemeliharaan Tuhan, bukan?
1. 2.
Apa yang Tuhan sediakan bagi umat Israel sebagai pengganti manna? Apa yang bisa Anda kategorikan sebagai “manna” (bukti pemeliharaan Tuhan) dalam hidup sehari-hari? Bersyukur atas kasih setia dan pemeliharaan Tuhan.
Pokok Doa:
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.