
Hari ke-12
Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Hari ke-12
SEJARAH HIDUP KITA
Yosua 4:1-8, 20-24
“... angkatlah masing-masing sebuah batu ke atas bahumu, menurut bilangan suku orang Israel, supaya ini menjadi tanda di tengah-tengah kamu. ....”
Hingga usia Anda saat ini, berapa banyak peristiwa yang Anda anggap sebagai “peristiwa bersejarah” dalam hidup Anda? Bisa jadi, beberapa yang termasuk di dalamnya adalah pertama kali Anda masuk Taman Kanak-Kanak dulu, atau ke(Yos. 4:5-6) tika Anda mendapat nilai ulangan jelek di sekolah, atau saat Anda disalahmengerti oleh sahabat Anda, atau juga waktu Anda merasakan pengalaman kehilangan seseorang yang sangat tersayang, dst. Melihat ke belakang dan mengenang kembali beragam peristiwa bersejarah dalam hidup kita sesungguhnya bermakna banyak bagi kita. Bukan sekadar untuk bernostalgia (“Dulu waktu saya masih di Sekolah Minggu ....”), namun lebih pada dampak peristiwa-peristiwa bersejarah tersebut bagi hidup kita kini (“Gara-gara waktu kecil saya pernah ketakutan karena nyaris tenggelam di kolam renang, sekarang saya jadi juara renang se-provinsi!”). Dalam kerangka pemahaman yang demikian, Yosua meminta kepada setiap suku Israel untuk meletakkan batu peringatan penyeberangan Sungai Yordan di seberang sungai tersebut, tepatnya di Gilgal (ay. 20). Bukan sematamata untuk kenang-kenangan setelah menyeberangi Sungai Yordan, melainkan demi kepentingan anak-cucu mereka di kemudian hari. Youth, perjalanan hidup Anda mungkin tidak selalu menyenangkan untuk dikenang. Beberapa bahkan terasa menyakitkan sekalipun hanya selintas muncul dalam ingatan. Betapapun demikian, Andalah yang sesungguhnya bisa memberi makna –positif maupun negatif– atas peristiwa-peristiwa tersebut. Manakah yang Anda inginkan?
1. 2. Bagaimana cara Yosua memberi arti peristiwa saat ini bagi generasi mendatang Israel? Bagaimana Anda mengartikan peristiwa masa lalu bagi masa kini dan masa depan Anda? Masa lalu yang masih mengganjal langkah ke depan.
Pokok Doa:
Hari ke-12
SEJARAH HIDUP KITA
Yosua 4:1-8, 20-24
“... angkatlah masing-masing sebuah batu ke atas bahumu, menurut bilangan suku orang Israel, supaya ini menjadi tanda di tengah-tengah kamu. ....”
Hingga usia Anda saat ini, berapa banyak peristiwa yang Anda anggap sebagai “peristiwa bersejarah” dalam hidup Anda? Bisa jadi, beberapa yang termasuk di dalamnya adalah pertama kali Anda masuk Taman Kanak-Kanak dulu, atau ke(Yos. 4:5-6) tika Anda mendapat nilai ulangan jelek di sekolah, atau saat Anda disalahmengerti oleh sahabat Anda, atau juga waktu Anda merasakan pengalaman kehilangan seseorang yang sangat tersayang, dst. Melihat ke belakang dan mengenang kembali beragam peristiwa bersejarah dalam hidup kita sesungguhnya bermakna banyak bagi kita. Bukan sekadar untuk bernostalgia (“Dulu waktu saya masih di Sekolah Minggu ....”), namun lebih pada dampak peristiwa-peristiwa bersejarah tersebut bagi hidup kita kini (“Gara-gara waktu kecil saya pernah ketakutan karena nyaris tenggelam di kolam renang, sekarang saya jadi juara renang se-provinsi!”). Dalam kerangka pemahaman yang demikian, Yosua meminta kepada setiap suku Israel untuk meletakkan batu peringatan penyeberangan Sungai Yordan di seberang sungai tersebut, tepatnya di Gilgal (ay. 20). Bukan sematamata untuk kenang-kenangan setelah menyeberangi Sungai Yordan, melainkan demi kepentingan anak-cucu mereka di kemudian hari. Youth, perjalanan hidup Anda mungkin tidak selalu menyenangkan untuk dikenang. Beberapa bahkan terasa menyakitkan sekalipun hanya selintas muncul dalam ingatan. Betapapun demikian, Andalah yang sesungguhnya bisa memberi makna –positif maupun negatif– atas peristiwa-peristiwa tersebut. Manakah yang Anda inginkan?
1. 2. Bagaimana cara Yosua memberi arti peristiwa saat ini bagi generasi mendatang Israel? Bagaimana Anda mengartikan peristiwa masa lalu bagi masa kini dan masa depan Anda? Masa lalu yang masih mengganjal langkah ke depan.
Pokok Doa:
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.
|
Media Cetak |
Media Radio |
Media Televisi |
Tentang Kami |



