Cover Media Cetak

young listener

young listener

5 Juli 2010

Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Senin, 5 Juli 2010
S A B A R… Yakobus 5:7–11
Kasih itu sabar .... (1Kor. 13:4)
“Sabar” biasanya lebih dipahami sebagai mengalah, diam, dan nrimo. Sabar sering dipahami sebagai sikap pasif, diam, tanpa dinamika dan aktivitas. Benarkah pemahaman ini? Salah! Sabar ternyata adalah sebuah perjuangan yang berat dan memakan banyak upaya. Sabar dan bersabar adalah kata kerja aktif yang menggambarkan betapa pelakunya benar-benar melakukan upaya aktif. Beberapa istilah yang digunakan untuk menggambarkan sabar, misalnya, makrothymio (bhs. Yunani, artinya: panjang hati, panjang ketabahan), erek appayim (bhs. Ibrani, artinya: lapang hati, bernafas panjang). Sabar itu pengekangan dan pengendalian diri untuk menghadapi tantangan yang menimbulkan kemarahan. Sifat itu hampir selalu dihubungkan dengan kasih sayang terhadap mereka yang menimbulkan amarah dan sebenarnya patut dihukum. Panjang sabar bertujuan agar mereka yang berbuat salah memiliki kesempatan untuk berubah. Orang Kristen terpanggil untuk sabar dalam menghadapi banyak cobaan dan penderitaan, seperti teladan yang diberikan Yesus dan banyak nabi. Dalam pengertian praktis, kesabaran, ketekunan, tabah dan tidak putus asa berjalan bersama-sama. Itu semua menjadi satu paduan sikap yang tampak dalam ketetapan hati untuk tetap menjalani hidup dengan percaya meski banyak penderitaan dan tantangan. Apakah Anda juga sabar? Apakah usus Anda cukup panjang dan hati Anda seluas samudra? Tentu! Bukankah Anda juga seorang pengikut Kristus?
REFLEKSI: Sabar adalah ketika Anda memgalami hal yang sulit, ternyata Anda dapat melaluinya.
Mzm. 1, 2, 3; Bil. 32:1-6, 16-27; Rm. 8:26-30; Mat. 23:1-12
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.