
15 Juni 2010
Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Selasa, 15 Juni 2010
KLONING Yeremia 1:4-5
“Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau ....” (Yer. 1:5)
Pada 23 Februari 1997 Ian Wilmut dari Skotlandia mengumumkan keberhasilannya mengklon domba yang diberi nama Dolly. Sebenarnya Dolly sudah lahir tujuh bulan sebelum diumumkannya, yakni 5 Juli 1996. Si Dolly adalah domba pertama yang kembar identik dengan seekor domba aslinya yang telah lahir enam tahun sebelumnya. Domba hasil kloning itu diberi nama Dolly dengan mengacu pada artis Dolly Parton, seorang penyanyi terkenal yang mempunyai buah dada yang besar, sebab domba Dolly itu diklon dari sel buah dada. Perdebatan tentang kloning terus berlangsung yaitu dari sisi hukum, etika, dan teologi. Kloning berasal dari kata klon (bahasa Yunani) yang berarti batang pohon atau ranting pohon. Kata kloning selama ini sudah dipakai untuk menunjukkan cara reproduksi aseksual, misalnya cara menanam singkong dengan setek, atau cara reproduksi sel dengan membelah diri. Kloning juga digunakan dalam rekayasa genetika dan ada juga yang menggunakan istilah “twinning” (kembar). Alkitab berbicara tentang manusia yang sudah dijaga oleh Allah sejak awal kehidupannya. “Sebab, Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku. Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya” (Mzm. 139:13-14). Nabi Yeremia pun menggambarkan bagaimana Allah mengenal kita bahkan sebelum kita dikandung (Yer. 1:5). Aspek personal inilah yang kurang dalam teknologi kloning.
DOA: Tuhan, ingatkan kami untuk menggunakan teknologi demi kesejahteraan umat manusia. Amin.
Mzm. 78:1-39; Bil. 11:1-23; Rm. 1:16-25; Mat. 17:22-27
Selasa, 15 Juni 2010
KLONING Yeremia 1:4-5
“Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau ....” (Yer. 1:5)
Pada 23 Februari 1997 Ian Wilmut dari Skotlandia mengumumkan keberhasilannya mengklon domba yang diberi nama Dolly. Sebenarnya Dolly sudah lahir tujuh bulan sebelum diumumkannya, yakni 5 Juli 1996. Si Dolly adalah domba pertama yang kembar identik dengan seekor domba aslinya yang telah lahir enam tahun sebelumnya. Domba hasil kloning itu diberi nama Dolly dengan mengacu pada artis Dolly Parton, seorang penyanyi terkenal yang mempunyai buah dada yang besar, sebab domba Dolly itu diklon dari sel buah dada. Perdebatan tentang kloning terus berlangsung yaitu dari sisi hukum, etika, dan teologi. Kloning berasal dari kata klon (bahasa Yunani) yang berarti batang pohon atau ranting pohon. Kata kloning selama ini sudah dipakai untuk menunjukkan cara reproduksi aseksual, misalnya cara menanam singkong dengan setek, atau cara reproduksi sel dengan membelah diri. Kloning juga digunakan dalam rekayasa genetika dan ada juga yang menggunakan istilah “twinning” (kembar). Alkitab berbicara tentang manusia yang sudah dijaga oleh Allah sejak awal kehidupannya. “Sebab, Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku. Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya” (Mzm. 139:13-14). Nabi Yeremia pun menggambarkan bagaimana Allah mengenal kita bahkan sebelum kita dikandung (Yer. 1:5). Aspek personal inilah yang kurang dalam teknologi kloning.
DOA: Tuhan, ingatkan kami untuk menggunakan teknologi demi kesejahteraan umat manusia. Amin.
Mzm. 78:1-39; Bil. 11:1-23; Rm. 1:16-25; Mat. 17:22-27
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.
|
Media Cetak |
Media Radio |
Media Televisi |
Tentang Kami |



