
11 Juni 2010
Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Jumat, 11 Juni 2010
THREE POUND UNIVERSE Amsal 1:1-7
Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan. (Ams. 1:7)
Seorang ahli mengatakan bahwa jika pusat tata surya adalah matahari, maka pusat manusia adalah akalnya. Otak manusia merupakan sebuah alam semesta mini (“three pound universe”). Otak manusia sungguh ajaib. Otak memiliki 1 triliun sel syaraf dan setiap sel mampu memroses informasi lebih cepat dari prosesor komputer Pentium 4. Jika kita ingin membuat komputer yang mendekati otak manusia, maka ukurannya sepanjang lima puluh kali lapangan bola dan setinggi patung Liberty. Namun, daya listrik yang dibutuhkan oleh otak manusia lebih kecil daripada bola lampu 10 watt. Kitab Amsal mengajarkan kepada kita agar menyadari bahwa pusat kehidupan kita bukan pada matahari atau otak, melainkan pada yang menciptakan semua itu, yaitu Tuhan. Setiap orang diberi kecerdasan untuk memiliki kemampuan yang bisa disumbangkan bagi sesamanya demi kebenaran, keadilan dan perdamaian. Tuhan memberi kesempatan kepada manusia untuk mengembangkannya tanpa ada batas melalui salah satu keistimewaannya, yaitu otak. Mark Rosenweig mengatakan bahwa sepanjang hidupnya manusia ternyata hanya menggunakan kemampuan otaknya kurang dari 2 persen. Otak kita diciptakan untuk dapat memecahkan atau memberi solusi dari setiap permasalahan kita. Ketika kita belum bisa menemukan solusi dari suatu permasalahan kita, seharusnya kita tidak perlu khawatir, frustrasi, stres, apalagi menyalahkan Tuhan.
DOA: Tuhan, tolong kami untuk memaksimalkan otak kami. Amin.
Mzm. 69; Pkh. 11:9-12:14; Gal. 5:25-6:10; Mat. 16:21-28
Jumat, 11 Juni 2010
THREE POUND UNIVERSE Amsal 1:1-7
Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan. (Ams. 1:7)
Seorang ahli mengatakan bahwa jika pusat tata surya adalah matahari, maka pusat manusia adalah akalnya. Otak manusia merupakan sebuah alam semesta mini (“three pound universe”). Otak manusia sungguh ajaib. Otak memiliki 1 triliun sel syaraf dan setiap sel mampu memroses informasi lebih cepat dari prosesor komputer Pentium 4. Jika kita ingin membuat komputer yang mendekati otak manusia, maka ukurannya sepanjang lima puluh kali lapangan bola dan setinggi patung Liberty. Namun, daya listrik yang dibutuhkan oleh otak manusia lebih kecil daripada bola lampu 10 watt. Kitab Amsal mengajarkan kepada kita agar menyadari bahwa pusat kehidupan kita bukan pada matahari atau otak, melainkan pada yang menciptakan semua itu, yaitu Tuhan. Setiap orang diberi kecerdasan untuk memiliki kemampuan yang bisa disumbangkan bagi sesamanya demi kebenaran, keadilan dan perdamaian. Tuhan memberi kesempatan kepada manusia untuk mengembangkannya tanpa ada batas melalui salah satu keistimewaannya, yaitu otak. Mark Rosenweig mengatakan bahwa sepanjang hidupnya manusia ternyata hanya menggunakan kemampuan otaknya kurang dari 2 persen. Otak kita diciptakan untuk dapat memecahkan atau memberi solusi dari setiap permasalahan kita. Ketika kita belum bisa menemukan solusi dari suatu permasalahan kita, seharusnya kita tidak perlu khawatir, frustrasi, stres, apalagi menyalahkan Tuhan.
DOA: Tuhan, tolong kami untuk memaksimalkan otak kami. Amin.
Mzm. 69; Pkh. 11:9-12:14; Gal. 5:25-6:10; Mat. 16:21-28
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.
|
Media Cetak |
Media Radio |
Media Televisi |
Tentang Kami |



