Cover Media Cetak

young listener

young listener

7 Juni 2010

Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Senin, 7 Juni 2010
BAYI TABUNG DAN KLONING 1 Samuel 1:9–20
Maka setahun kemudian mengandunglah Hana .... (1Sam. 1:20)
Anak adalah buah hati yang tak tergantikan. Mereka yang mandul tentunya berupaya untuk mencari solusi. Salah satu solusinya adalah program “bayi tabung” yang sudah lama dikenal dan banyak dimanfaatkan. Bagaimana dengan kloning? Andrew French, seorang ilmuwan Amerika mengklaim dalam jurnal Stem Cells bahwa ia telah berhasil mengkloning sel manusia. Sekalipun saat ini kloning itu tidak ditujukan untuk dikembangkan menjadi janin manusia, melainkan menjadi sel induk, namun menurutnya terbuka jalan untuk mengkloning manusia. Mungkin kita mengelus-elus dada jika para ilmuwan sampai berupaya mengkloning manusia, seakan mereka mau menjadi seperti Allah. Upaya untuk mencari solusi dan mengatasi persoalan manusia tentu saja baik. Namun kita pun perlu sadar bahwa ada batas-batas yang tidak boleh dilampaui karena melampauinya justru bukan solusi yang terjadi, melainkan bencana. Ketika Hana menyampaikan persoalannya kepada imam Eli, sesungguhnya ia menyampaikan permohonan itu pada Allah. Allah adalah sumber pertolongan dari setiap persoalan kita. Ketika Allah menjawab doa Hana, Allah tetap menggunakan cara yang wajar untuk mengatasi persoalan manusia. Pada ayat 19-20 dikatakan bahwa Elkana bersetubuh dengan Hana dan mengandunglah perempuan itu. Allah mengingat dan mengabulkan doa Hana. Allah menjadikan manusia dari benih perempuan dan laki-laki yang dipersatukan. Berbagai penemuan tentu saja berguna bagi kehidupan sejauh tidak melanggar hukum kodrat yang telah Allah tetapkan.
DOA: Tuhan, berikan hikmat bagi para ilmuwan untuk mencari solusi kehidupan yang sesuai dengan hukum-hukum-Mu. Amin.
Mzm. 56, 57, 58; Pkh. 7:1-14; Gal. 4:12-20; Mat. 15:21-28
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.