Cover Media Cetak

young listener

young listener

12 Mei 2010

Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Rabu, 12 Mei 2010
BERMAZMUR BAGI ALLAH Mazmur 104:31-35
Aku hendak menyanyi bagi TUHAN selama aku hidup, aku hendak bermazmur bagi Allahku selagi aku ada. (Mzm. 104:33)
Johann Sebastian Bach adalah anak bungsu dari delapan bersaudara. Keluarga besar Bach tergolong orang-orang yang terkenal di dunia musik. Ayahnya, kedua pamannya, dan banyak sepupunya juga termasuk orang-orang yang dihormati di dunia musik. Bach kemudian menjadi seorang musikus yang amat produktif. Ia ingin musiknya melayani kepentingan gereja. Secara teknis, Bach adalah “tukang” terbaik dari semua komponis besar. Ia kenal baik semua alat musik pada zamannya dan ia bisa menggunakannya dengan sempurna. Tak ada seorang komponis pun saat itu yang mampu menandingi penguasaan Bach dalam hal “counterpoint”, yaitu teknik memainkan dua atau lebih melodi serempak pada saat yang sama. Bach menciptakan lebih dari 1000 komposisi musik selama hidupnya. Allah memperlengkapi umat-Nya dengan bakat musik yang mengagumkan. Musik adalah bagian yang sangat penting dalam ibadah. Melalui musik dan nyanyian, umat Allah difasilitasi untuk mengalami perjumpaan dengan Allah secara indah dan mendalam. Ketekunan para pemazmur dalam mengelola bakat yang Allah berikan sungguh bermanfaat untuk membangun kehidupan umat Allah. Kegiatan bermusik bagi pemazmur dan Bach bukan sekadar hobi pribadi. Bermusik adalah untuk melayani pekerjaan Allah sehingga karyanya menjadi berkat bagi banyak orang.
REFLEKSI: Sudahkah kita menggunakan talenta kita untuk melayani pekerjaan Allah?
Mzm. 119:97-120; Im. 26:27-42; Ef. 1:1-10; Mat. 22:41-46
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.