
6 Mei 2010
Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Kamis, 6 Mei 2010
MEMBERDAYAKAN KAUM MISKIN Ulangan 15:1-6
“Maka tidak akan ada orang miskin di antaramu, sebab sungguh TUHAN akan memberkati engkau ....” (Ul. 15:4)
Muhammad Yunus adalah bankir dan ekonom Bangladesh yang mengembangkan konsep kredit mikro, yaitu pinjaman kecil untuk usahawan miskin yang tidak mampu meminjam dari bank umum. Pada 1976 Yunus memberi pinjaman pada kaum miskin Bangladesh dari kantungnya sendiri dan pada 1983 ia mendirikan Grameen Bank untuk memantapkan upayanya. Pada Juli 2007 Grameen Bank telah menyalurkan pinjaman lebih dari 6 miliar dolar untuk sekitar 7,4 juta peminjam miskin. Untuk menjamin pembayaran utang, Grameen Bank menggunakan sistem “kelompok solidaritas”. Kelompok-kelompok ini mengajukan permohonan pinjaman bersama-sama. Setiap anggotanya berfungsi sebagai penjamin anggota lainnya sehingga mereka dapat berkembang bersama-sama. Yunus dan Grameen Bank mendapat Nobel Perdamaian 2006. Sejak zaman Perjanjian Lama Allah mendidik umat-Nya agar berbelarasa dengan kaum miskin. Kaum miskin harus diberi pertolongan dan dilarang dijadikan objek pemerasan. Pinjaman diperbolehkan sepanjang dimaknai sebagai bantuan atau pertolongan. Jika umat memiliki kepedulian seperti yang difirmankan Allah, maka kemiskinan itu sendiri akan menjadi tiada. Berkat-berkat Allah sebenarnya tidaklah kurang untuk memenuhi kebutuhan umat manusia seluruhnya. Yang kurang sesungguhnya adalah kepedulian dan kesediaan untuk saling berbagi.
REFLEKSI: Apa yang bisa Anda lakukan untuk menolong orang miskin?
Mzm. 70, 71; Im. 19:26-37; 2Tes. 1:1-12; Mat. 6:25-34
Kamis, 6 Mei 2010
MEMBERDAYAKAN KAUM MISKIN Ulangan 15:1-6
“Maka tidak akan ada orang miskin di antaramu, sebab sungguh TUHAN akan memberkati engkau ....” (Ul. 15:4)
Muhammad Yunus adalah bankir dan ekonom Bangladesh yang mengembangkan konsep kredit mikro, yaitu pinjaman kecil untuk usahawan miskin yang tidak mampu meminjam dari bank umum. Pada 1976 Yunus memberi pinjaman pada kaum miskin Bangladesh dari kantungnya sendiri dan pada 1983 ia mendirikan Grameen Bank untuk memantapkan upayanya. Pada Juli 2007 Grameen Bank telah menyalurkan pinjaman lebih dari 6 miliar dolar untuk sekitar 7,4 juta peminjam miskin. Untuk menjamin pembayaran utang, Grameen Bank menggunakan sistem “kelompok solidaritas”. Kelompok-kelompok ini mengajukan permohonan pinjaman bersama-sama. Setiap anggotanya berfungsi sebagai penjamin anggota lainnya sehingga mereka dapat berkembang bersama-sama. Yunus dan Grameen Bank mendapat Nobel Perdamaian 2006. Sejak zaman Perjanjian Lama Allah mendidik umat-Nya agar berbelarasa dengan kaum miskin. Kaum miskin harus diberi pertolongan dan dilarang dijadikan objek pemerasan. Pinjaman diperbolehkan sepanjang dimaknai sebagai bantuan atau pertolongan. Jika umat memiliki kepedulian seperti yang difirmankan Allah, maka kemiskinan itu sendiri akan menjadi tiada. Berkat-berkat Allah sebenarnya tidaklah kurang untuk memenuhi kebutuhan umat manusia seluruhnya. Yang kurang sesungguhnya adalah kepedulian dan kesediaan untuk saling berbagi.
REFLEKSI: Apa yang bisa Anda lakukan untuk menolong orang miskin?
Mzm. 70, 71; Im. 19:26-37; 2Tes. 1:1-12; Mat. 6:25-34
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.
|
Media Cetak |
Media Radio |
Media Televisi |
Tentang Kami |



