
15 April 2010
Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Kamis, 15 April 2010
KIAT MEMIKAT Rut 3:4-7
“... datanglah dekat, singkapkanlah selimut dari kakinya dan berbaringlah di sana ....” (Rut 3:4)
Ada berbagai macam kiat untuk memikat lawan jenis. Motifnya pun berbagai macam, entah yang bersifat ekonomis, hawa-nafsu seks, atau untuk meningkatkan status sosial tertentu. Sejauh kiat memikat lawan jenis didasari oleh prinsip moral dan iman, tentu kiat memikat merupakan hal yang wajar. Namun, akan menjadi suatu persoalan ketika kiat memikat lawan jenis dengan menghalalkan segala macam cara. Tidak diceritakan apa motif Naomi yang menyuruh Rut berdandan agar lebih cantik. Juga tidak terlalu jelas apa maksud Naomi menyuruh Rut untuk tidur di pembaringan Boas. Mungkin Naomi menghendaki Rut segera menikah agar ia hidup berbahagia dan memiliki seorang suami yang dapat melindunginya. Namun, hal yang menjadi masalah adalah kiat atau strategi Naomi yang menyuruh Rut untuk menyelinap di pembaringan Boas. Kiat tersebut tampaknya bukan muncul dari tradisi iman Israel atau hukum Taurat (Rut 3:14). Rasa takut dan panik karena belum mendapat jodoh kadang membuat sebagian orang menjadi nekat. Mereka menghalalkan segala macam cara untuk segera memperoleh lawan jenis yang diharapkan dapat menjadi suami atau istrinya. Apalagi jika mereka dililit oleh masalah ekonomi, maka mereka sering menggunakan perjodohan sebagai upaya untuk memperbaiki nasib. Kiat tersebut telah membawa banyak orang kepada perkawinan yang bermasalah, seperti perceraian dan kekerasan dalam rumah tangga.
DOA: Ya Bapa, pimpinlah kami agar tidak menggunakan kiat-kiat duniawi untuk memperoleh jodoh. Amin.
Mzm. 18:1-20; Kel. 16:10-22; 1Ptr. 2:11-25; Yoh. 15:12-27
Kamis, 15 April 2010
KIAT MEMIKAT Rut 3:4-7
“... datanglah dekat, singkapkanlah selimut dari kakinya dan berbaringlah di sana ....” (Rut 3:4)
Ada berbagai macam kiat untuk memikat lawan jenis. Motifnya pun berbagai macam, entah yang bersifat ekonomis, hawa-nafsu seks, atau untuk meningkatkan status sosial tertentu. Sejauh kiat memikat lawan jenis didasari oleh prinsip moral dan iman, tentu kiat memikat merupakan hal yang wajar. Namun, akan menjadi suatu persoalan ketika kiat memikat lawan jenis dengan menghalalkan segala macam cara. Tidak diceritakan apa motif Naomi yang menyuruh Rut berdandan agar lebih cantik. Juga tidak terlalu jelas apa maksud Naomi menyuruh Rut untuk tidur di pembaringan Boas. Mungkin Naomi menghendaki Rut segera menikah agar ia hidup berbahagia dan memiliki seorang suami yang dapat melindunginya. Namun, hal yang menjadi masalah adalah kiat atau strategi Naomi yang menyuruh Rut untuk menyelinap di pembaringan Boas. Kiat tersebut tampaknya bukan muncul dari tradisi iman Israel atau hukum Taurat (Rut 3:14). Rasa takut dan panik karena belum mendapat jodoh kadang membuat sebagian orang menjadi nekat. Mereka menghalalkan segala macam cara untuk segera memperoleh lawan jenis yang diharapkan dapat menjadi suami atau istrinya. Apalagi jika mereka dililit oleh masalah ekonomi, maka mereka sering menggunakan perjodohan sebagai upaya untuk memperbaiki nasib. Kiat tersebut telah membawa banyak orang kepada perkawinan yang bermasalah, seperti perceraian dan kekerasan dalam rumah tangga.
DOA: Ya Bapa, pimpinlah kami agar tidak menggunakan kiat-kiat duniawi untuk memperoleh jodoh. Amin.
Mzm. 18:1-20; Kel. 16:10-22; 1Ptr. 2:11-25; Yoh. 15:12-27
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.
|
Media Cetak |
Media Radio |
Media Televisi |
Tentang Kami |



