Cover Media Cetak

young listener

young listener

2 April 2010

Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Jumat, 2 April 2010
SUDAH SELESAI Yohanes 19:28–30
Sesudah minum anggur asam itu, berkatalah Ia: “Sudah selesai”. (Yoh. 19:30)
Salib adalah hukuman yang menakutkan dan hina. Hanya orang yang dianggap penjahat besar dan berbahaya saja yang dihukum salib. Namun Yesus yang hidup benar harus mengalami ketidakadilan dan kekejaman itu. Ia menerima hukuman itu dengan rela. Bahkan menjelang ajal-Nya, Yesus berkata “Sudah selesai”, yang artinya: sudah diselesaikan dengan sukses dan sempurna. Tuhan Yesus justru mengubah tragedi salib menjadi suatu kemenangan. Apakah kita mampu mengubah kepahitan dan penderitaan menjadi kemenangan iman? Dalam hal ini kita sering dikalahkan oleh berbagai hal yang buruk dan jahat. Namun, kita juga dapat mengubah segala yang buruk untuk menjadi suatu kemenangan iman sehingga saat ajal menjemput, kita juga dapat berkata seperti Tuhan Yesus: “Sudah selesai”. Jalan hidup manusia dapat dibedakan ke dalam 4 kategori spiritualitas. Pertama, memulai dengan baik dan mengakhiri dengan buruk. Kedua, memulai dengan buruk dan mampu mengakhiri dengan baik. Ketiga, memulai dengan buruk dan mengakhiri dengan buruk juga. Keempat, memulai dengan baik dan mengakhiri dengan baik pula. Di antara keempat kategori itu tentu kita lebih berharap seandainya kita pernah memulai dengan buruk, namun kita mampu mengakhiri hidup ini dengan baik, yaitu bertobat. Namun alangkah indahnya kalau hidup kita seperti Kristus, yaitu selalu memulai dengan baik dan mengakhiri juga dengan baik.
DOA: Kristus, Anak Allah, mampukanlah kami untuk mengubah setiap kepahitan menjadi kemenangan iman. Amin.
Mzm. 95, 22; Rat. 3:1-9, 19-33; 1Ptr. 1:10-20; Yoh. 13:36-38
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.