Cover Media Cetak

young listener

young listener

12 Maret 2010

Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Jumat, 12 Maret 2010
JUMAT AGUNG Lukas 23:33-38
“Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.” (Luk. 23:34)
Konon Shen Nong adalah penemu pertama obat tradisional China. Sebelum meyakini kemujaraban suatu tumbuhan, Shen Nong terlebih dahulu makan tumbuhan itu. Pada suatu hari ia sakit berat. Ia sudah meramu berbagai macam tumbuhan untuk dijadikan obat, namun ia tetap tidak sehat. Dalam kondisi sakit, ia kembali ke hutan mencari tumbuhan lainnya. Setelah seharian berjalan, ia belum menemukan tumbuhan yang cocok. Ketika ia memutuskan untuk pulang, Shen Nong melihat sebuah bunga hutan berwarna kuning. Namun, setelah ia memakan bunga itu, tubuhnya terasa sakit. Dalam kondisi sekarat Shen Nong menyisipkan bunga itu di sudut bibirnya untuk menunjukkan bahwa tumbuhan itu beracun. Shen Nong menjadi sebuah gambaran bahwa manusia mungkin mau berkorban bagi sesamanya. Tuhan Yesus berkorban bagi kita melalui salib. Meskipun ketika penderitaan itu dipilih-Nya, bukan pujian yang didapat-Nya. Bahkan ejekan dan hinaan itu tidak berhenti ketika Tuhan Yesus sudah di atas kayu salib. Namun, bukan kutukan atau amarah yang keluar dari mulut Tuhan Yesus. Justru pengampunan yang diberikan-Nya. Jumat Agung menjadi pengenangan akan penderitaan yang dipilih Tuhan Yesus untuk manusia yang dikasihi-Nya. Pengenangan tersebut menguatkan orang percaya untuk bersedia menderita dan berkorban bagi sesamanya.
REFLEKSI: Tuhan Yesus memilih mengorbankan diri-Nya untuk menderita bagi kita. Apa pilihan Anda?
Mzm. 88; Kej. 47:1-26; 1Kor. 9:16-27; Mrk. 6:47-56
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.