Cover Media Cetak

young listener

young listener

5 Februari 2010

Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Jumat, 5 Februari 2010
HAK UNTUK HIDUP Ulangan 24:6-22
“Janganlah engkau memperkosa hak orang asing dan anak yatim; juga janganlah engkau mengambil pakaian seorang janda menjadi gadai.” (Ul. 24:17)
Serial TV “Si Doel Anak Sekolahan” sangat populer pada zamannya. Tayangan ini berusaha untuk mengubah citra orang Betawi yang sering dianggap sebagai orang yang hidup dengan mengandalkan otot, menjadi centeng, preman, dan menjual tanah warisan. Doel yang diperankan oleh Rano Karno adalah sosok pemuda yang pandai dan berkarakter sangat baik. Sekalipun banyak pendatang yang ingin mencari penghidupan di tanah Betawi ini sering mengalami hambatan dan pemerasan dari penduduk asli, namun sedikit demi sedikit citra negatif itu telah mengalami perubahan. Pemerkosaan terhadap hak orang yang dianggap minoritas dan lemah sudah terjadi sejak dahulu kala. Namun umat Tuhan diingatkan lewat hukum Taurat untuk tidak meniru cara hidup dunia. Kaum yang dianggap lemah biasanya orang asing, janda, dan anak yatim-piatu. Mereka adalah orang-orang yang butuh dibela dalam semua aspek kehidupan. Hukum Taurat menata kehidupan bersama agar setiap orang bisa mendapat perlindungan atas hak hidup dan menikmati kehidupannya. Hidup adalah anugerah Tuhan yang perlu dijaga bersama, baik oleh orang yang menjalaninya, maupun oleh komunitas tempat seseorang menggabungkan dirinya. Gereja adalah salah satu lembaga yang diciptakan Tuhan untuk memelihara kehidupan. Kita adalah agen-agen yang diutus Tuhan untuk senantiasa membela dan menyuarakan keadilan dan kebenaran ini. Sudahkah kita menjalankan tugas ini sepenuh hati?
DOA: Tuhan, tolong kami untuk peka terhadap orang yang terancam kehidupannya. Amin.
Mzm. 69; Kej. 24:1-27; Ibr. 12:3-11; Yoh. 7:1-13
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.