Cover Media Cetak

young listener

young listener

14 Januari 2010

Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Kamis, 14Januari 2010
MENYEMANGATI YANG TAK BERDAYA Markus 2:1-12
... ada orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh, digotong oleh empat orang. (Mrk. 2:3)
Yayasan Sion, Salatiga, terpanggil untuk memotivasi orang-orang tua di desa supaya anak-anak mereka mau bersekolah. Mereka membantu mencarikan dana bagi anak-anak yang tidak mampu secara finansial. Banyak anak yang bersekolah sampai jenjang SMA. Beberapa di antaranya ada juga yang kuliah. Yayasan ini menolong orang-orang di desa untuk mempunyai harapan dan hidup yang lebih baik. Penulis Markus mengisahkan orang lumpuh yang terbaring saja di tilamnya, menunggu belas kasihan. Tidak pernah terpikir oleh si lumpuh bahwa ada jalan untuk mendapat kesembuhan melalui Yesus. Akhirnya kawan-kawannya mengusung dia dan mempertemukannya dengan Yesus. Sejak itu si lumpuh dapat berjalan. Bahkan ia mengangkat tempat tidurnya dan pergi ke luar Ia memuliakan Tuhan dan membuat orang-orang yang melihat. nya menjadi takjub. Mungkin kita kenal orang-orang yang sebetulnya memerlukan bantuan. Namun mereka sendiri tidak berdaya dan bahkan tidak mengerti bahwa mereka dapat hidup lebih baik dengan bantuan orang lain. Uluran tangan dan kebaikan hati orang-orang di sekitarnya dapat menolongnya. Nah, apakah kita mau memberikan bantuan dan harapan kepada mereka? Mungkin mereka tidak mengerti bagaimana dapat hidup lebih baik. Mungkin kita yang perlu membukakan pengertian itu kepada mereka.
REFLEKSI: Kepekaan untuk membantu orang lain.
Mzm. 18:1-20; Kej. 4:17-26; Ibr. 3:1-11; Yoh. 1:43-51
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.