Cover Media Cetak

young listener

young listener

6 Januari 2010

Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Rabu, 6 Januari 2010
JANGAN MEMBELAKANGI PERSOALAN 1 Samuel 17:37-50
Ketika orang Filistin itu bergerak maju untuk menemui Daud, maka segeralah Daud berlari ke barisan musuh untuk menemui orang Filistin itu .... (1Sam. 17:48)
Pengalaman iman adalah hal yang penting untuk umat kristiani. Bukan sekadar percaya, bukan sekadar retorika, tetapi sungguhsungguh terjadi di dalam hidup kita. Daud seorang berbadan kecil dibandingkan dengan Goliat, orang Filistin yang tinggi besar. Ia tidak pernah berperang. Ia hanya seorang gembala domba. Namun ia meyakini bahwa di dalam pengalaman hidupnya, Tuhan berkarya. Karena itu ketika menghadapi Goliat, Daud hanya mengandalkan Tuhan. Alat-alat perang yang tidak pernah dipergunakannya dirasakan sebagai hambatan menghadapi Goliat. Ia hanya tahu menggunakan tongkat, umban dan batu-batu kecil yang sudah dipilihnya. Goliat, si raksasa itu, menghampiri Daud. Sungguh mengerikan bagi kebanyakan orang, namun Daud berani. “Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam ...” (1Sam. 17:45). Daud maju menghadapi musuhnya. Ajaib, dengan umban yang sederhana dan batu yang kecil, Daud memenangkan peperangan. Musuh tak berkutik! Kita juga sering menghadapi “musuh” dalam kehidupan. Adakalanya terasa musuh demikian besar dan sangat mengancam. Namun kita belajar dari Daud: jangan membelakangi persoalan, tetapi hadapilah. Betapapun besarnya persoalan kita, bersama Tuhan kita dapat mengatasinya.
REFLEKSI: Bersama dengan Tuhan, dengan alat sederhana sekalipun kita dapat menghadapi persoalan yang besar.
Mzm. 46, 97; Yes. 49:1-7; Why. 21:22-27; Mat. 2:14-21
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.