Cover Media Cetak

young listener

young listener

2 Januari 2010

Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Sabtu, 2 Januari 2010
RAKSASA ATAU BELALANG Bilangan 13:25-14:10
“... TUHAN menyertai kita; janganlah takut kepada mereka.” (Bil. 14:9)
Dalam beberapa hal kita sering kali menghadapi raksasa kehidupan yang sangat menakutkan. Mungkin kita merasa sangat takut terhadap orang yang marah dan berbicara kasar. Kita juga sangat takut bila mendengar ada anggota keluarga yang sakit. Kita takut ditinggalkan orang yang kita kasihi. Bangsa Israel segera akan memasuki Tanah Perjanjian. Namun sebagian besar pengintai Israel melaporkan bahwa di negeri Kanaan ada begitu banyak raksasa. Raksasa itu tinggi perawakannya dan juga suka memakan penduduknya. Para pengintai itu menganggap diri mereka sendiri seperti belalang di antara raksasa (Bil. 13:33). Hanya Kaleb dan Yosua yang berani melihat kenyataan itu dari sudut pandang yang berbeda. Fokus mereka bukan pada orangorang yang ada di sana, melainkan pada Tuhan yang menjanjikan negeri itu. Itu sebabnya mereka mengatakan, “Negeri yang kami lalui itu luar biasa baiknya!” (Bil. 14:7). Selanjutnya dengan iman mereka katakan, “Jika Tuhan berkenan, maka Ia akan membawa kita masuk ke sana” (Bil. 14:8). Bagi Yosua dan Kaleb, para raksasa itu cuma belalang di hadapan Tuhan! Bukankah kita juga sering kali melihat masalah hidup ini seolah-olah raksasa yang menguasai hidup kita? Mari kita tempatkan Allah sebagai raksasa penolong kita. Maka kita dapat menghadapi masalah seberat apa pun dan berkata, “Hai belalang, saya memiliki Allah yang besar!”
REFLEKSI: Tak ada masalah terlampau berat bagi Allah.
Mzm. 34; 1Raj. 19:1-8; Ef. 4:1-16; Yoh. 6:1-14
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.