
1 Januari 2010
Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Jumat, 1 Januari 2010
PENGHARAPAN DALAM MENYAMBUT TAHUN BARU Bilangan 6:22–27
“Demikianlah harus mereka meletakkan nama-Ku atas orang Israel, maka Aku akan memberkati mereka.” (Bil. 6:27)
“Bontang” anjing kami berusia 4 tahun. Ia anjing yang pandai menangkap tikus. Jika ada orang hendak bertamu ke rumah kami, ia pasti tahu lebih dulu daripada kami. Walau tamu itu belum tiba di rumah kami, Bontang segera menggonggong memberi isyarat kepada kami. Jika musim hujan tiba, Bontang sering membuat kami kerepotan. Ketika hari mendung, ada suara geledek atau cahaya kilat, ia sangat ketakutan. Pernah dalam ketakutannya ia merusak pintu kawat rumah kami, memaksa masuk ke dalam rumah. Di dalam rumah, ia merasa aman. Umat Israel juga tidak luput dari rasa takut; ketika mereka menghadapi “cuaca” kehidupan yang tidak menentu; ketika mereka harus menempuh perjalanan panjang penuh tantangan. Mereka ketakutan ketika menghadapi ancaman bangsa-bangsa asing. Mereka merasa tidak nyaman ketika membanding-bandingkan diri dengan bangsa lain. Allah mengingatkan umat Israel bahwa Ia adalah sumber pertolongan dan berkat bagi mereka. Pertolongan dan berkat menjadi kebutuhan penting untuk segenap umat Israel. Allah sendiri menjadi sumber berkat. Janji pertolongan dan berkat Allah itu juga bagi kita di masa kini. Ia menyinari kita dengan wajah-Nya dan memberi kita kasih karunia. Ia menghadapkan wajah-Nya kepada kita dan memberi damai sejahtera. Kegelapan dan kesulitan tidak boleh menghambat kita menatap masa depan. Keberanian menatap masa depan bukan tanpa alasan. Yang terpenting dan menjadi nomor satu adalah Tuhan. Percayalah dan berharap hanya kepada-Nya.
REFLEKSI: Pengharapan dan pertolongan ada pada-Nya!
Mzm. 103; Yes. 62:1-5, 10-12; Why. 19:11-16; Mat. 2:13-23
Jumat, 1 Januari 2010
PENGHARAPAN DALAM MENYAMBUT TAHUN BARU Bilangan 6:22–27
“Demikianlah harus mereka meletakkan nama-Ku atas orang Israel, maka Aku akan memberkati mereka.” (Bil. 6:27)
“Bontang” anjing kami berusia 4 tahun. Ia anjing yang pandai menangkap tikus. Jika ada orang hendak bertamu ke rumah kami, ia pasti tahu lebih dulu daripada kami. Walau tamu itu belum tiba di rumah kami, Bontang segera menggonggong memberi isyarat kepada kami. Jika musim hujan tiba, Bontang sering membuat kami kerepotan. Ketika hari mendung, ada suara geledek atau cahaya kilat, ia sangat ketakutan. Pernah dalam ketakutannya ia merusak pintu kawat rumah kami, memaksa masuk ke dalam rumah. Di dalam rumah, ia merasa aman. Umat Israel juga tidak luput dari rasa takut; ketika mereka menghadapi “cuaca” kehidupan yang tidak menentu; ketika mereka harus menempuh perjalanan panjang penuh tantangan. Mereka ketakutan ketika menghadapi ancaman bangsa-bangsa asing. Mereka merasa tidak nyaman ketika membanding-bandingkan diri dengan bangsa lain. Allah mengingatkan umat Israel bahwa Ia adalah sumber pertolongan dan berkat bagi mereka. Pertolongan dan berkat menjadi kebutuhan penting untuk segenap umat Israel. Allah sendiri menjadi sumber berkat. Janji pertolongan dan berkat Allah itu juga bagi kita di masa kini. Ia menyinari kita dengan wajah-Nya dan memberi kita kasih karunia. Ia menghadapkan wajah-Nya kepada kita dan memberi damai sejahtera. Kegelapan dan kesulitan tidak boleh menghambat kita menatap masa depan. Keberanian menatap masa depan bukan tanpa alasan. Yang terpenting dan menjadi nomor satu adalah Tuhan. Percayalah dan berharap hanya kepada-Nya.
REFLEKSI: Pengharapan dan pertolongan ada pada-Nya!
Mzm. 103; Yes. 62:1-5, 10-12; Why. 19:11-16; Mat. 2:13-23
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.
|
Media Cetak |
Media Radio |
Media Televisi |
Tentang Kami |



