Cover Media Cetak

young listener

young listener

30 Agustus 2010

Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Senin, 30 Agustus 2010
Teens, reaksi kita yang mudah muncul ketika melihat orang jahat dan kejahatannya adalah: kesal, sebel, mangkel, dan nggak suka. Kita yang mengetahui kebenaran berpikir bahwa orangorang yang berbuat jahat itu seharusnya jangan (Yudas 23) begitu karena kita tahu mana yang benar dan mana yang salah. Mungkin kalau ada seseorang yang kamu kenal berbuat sesuatu yang jelas-jelas salah dan jahat, maka kamu akan dengan tegas mengatakan segala kesalahannya itu. Teens, di akhir-akhir suratnya, setelah banyak sekali Yudas memberikan perkataan-perkataan keras terhadap orang-orang yang menyesatkan itu, dia mengajak kita untuk berbelas kasihan. Menarik bukan? Di satu pihak kita harus tegas, jangan kompromi, dan harus berani untuk bilang “tidak”. Tetapi di lain pihak kita harus menyatakan belas kasihan kepada mereka, karena mereka sebenarnya sedang berjalan menuju kepada kebinasaan dengan kejahatannya itu. Karena Allah menginginkan mereka untuk kembali kepada jalan yang benar, maka kita juga harus punya keinginan yang sama. Kita boleh saja membenci perbuatannya, tetapi seharusnya kita mengasihi orangnya. Itulah yang dimaksud Yudas dengan “bencilah pakaian mereka…”. Berbelas kasih kepada orang jahat dan berkeinginan untuk menolong mereka kembali ke jalan yang benar membutuhkan sikap yang kuat dan hati-hati. Berupaya untuk menarik kembali kawan-kawan yang sudah jatuh dalam kebiasaan buruk memang baik, tetapi jangan sampai upaya itu justru membuat kamu terseret oleh mereka. Kamu harus berdiri kuat dan teguh sementara kasih dan kebaikanmu kamu nyatakan kepada mereka. Nah, coba pikirkan siapakah kawanmu yang harus kamu tolong untuk kembali kepada jalan yang benar?
Tetapi tunjukkanlah belas kasihan yang disertai ketakutan kepada orang-orang lain juga, dan bencilah pakaian mereka yang dicemarkan oleh keinginan-keinginan dosa.
Berdiri Teguh dan Berbelas Kasih
Yudas 20-23
T k d uh r i i eak ai n:
71
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.