
10 Juli 2010
Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Sabtu, 10 Juli 2010
Gereja = Komunitas Orang-orang Kudus
kepada jemaat Allah ..., yaitu mereka yang dikuduskan dalam Kristus Yesus .... (1 Korintus 1:2)
1 Korintus 1:1-3
Teens, mungkin kamu bertanya jika gereja tidak mempunyai keistimewaan apa-apa, lalu mengapa aku harus menjadi anggota gereja? Pertanyaan yang bagus sekali. Gereja memang komunitas orang yang tidak sempurna, namun gereja tetap istimewa. Mengapa? Karena kita adalah orang-orang yang dipilih untuk pekerjaan Allah. Inilah yang disebut sebagai orang-orang kudus. Berulang kali disebutkan dalam Alkitab bahwa orangorang percaya, yang telah ditebus oleh darah Yesus, disebut sebagai orang-orang kudus. Dalam Perjanjian Lama kata ini sudah sering digunakan. Kata ini berlaku bukan hanya untuk manusia, tetapi untuk benda dan hewan. Artinya benda, hewan, dan terlebih manusia yang dikatakan “dikuduskan bagi Allah” adalah benda atau orang yang dipisahkan untuk tujuan khusus, yaitu pekerjaan Allah, misalnya untuk melayani di Kemah Suci, yang kemudian menjadi Bait Allah. Orang-orang kudus berarti orang-orang yang dipilih dan dipisahkan untuk tujuan Allah. Menakjubkan, bukan?! Sayangnya jemaat di kota Korintus, yang menjadi tujuan surat Paulus ini, mengabaikan soal ini. Dalam Surat Korintus ini kita dapat melihat bahwa akar persoalan yang terjadi dalam jemaat Korintus sebagian besar disebabkan oleh karena egoisme, hawa nafsu yang tidak terkendali dan kesombongan. Tidak cocok untuk disebut orang-orang kudus, bukan? Uniknya Paulus tetap menyapa mereka dalam pendahuluan suratnya sebagai “orang-orang kudus.” Bukan hanya mereka yang disebut orang-orang kudus, tetapi juga “semua orang di segala tempat, yang berseru kepada nama Tuhan kita Yesus Kristus” (ayat 2). Menakjubkan, bukan?! Teens, kamu dan kami adalah orang-orang kudus, artinya orang-orang yang dipilih Allah untuk tujuan khusus, bagi pekerjaan-Nya. Sudahkah kita melakukan pekerjaan Allah dalam hidup kita?
T k d uh r i i eak ai n:
11
Sabtu, 10 Juli 2010
Gereja = Komunitas Orang-orang Kudus
kepada jemaat Allah ..., yaitu mereka yang dikuduskan dalam Kristus Yesus .... (1 Korintus 1:2)
1 Korintus 1:1-3
Teens, mungkin kamu bertanya jika gereja tidak mempunyai keistimewaan apa-apa, lalu mengapa aku harus menjadi anggota gereja? Pertanyaan yang bagus sekali. Gereja memang komunitas orang yang tidak sempurna, namun gereja tetap istimewa. Mengapa? Karena kita adalah orang-orang yang dipilih untuk pekerjaan Allah. Inilah yang disebut sebagai orang-orang kudus. Berulang kali disebutkan dalam Alkitab bahwa orangorang percaya, yang telah ditebus oleh darah Yesus, disebut sebagai orang-orang kudus. Dalam Perjanjian Lama kata ini sudah sering digunakan. Kata ini berlaku bukan hanya untuk manusia, tetapi untuk benda dan hewan. Artinya benda, hewan, dan terlebih manusia yang dikatakan “dikuduskan bagi Allah” adalah benda atau orang yang dipisahkan untuk tujuan khusus, yaitu pekerjaan Allah, misalnya untuk melayani di Kemah Suci, yang kemudian menjadi Bait Allah. Orang-orang kudus berarti orang-orang yang dipilih dan dipisahkan untuk tujuan Allah. Menakjubkan, bukan?! Sayangnya jemaat di kota Korintus, yang menjadi tujuan surat Paulus ini, mengabaikan soal ini. Dalam Surat Korintus ini kita dapat melihat bahwa akar persoalan yang terjadi dalam jemaat Korintus sebagian besar disebabkan oleh karena egoisme, hawa nafsu yang tidak terkendali dan kesombongan. Tidak cocok untuk disebut orang-orang kudus, bukan? Uniknya Paulus tetap menyapa mereka dalam pendahuluan suratnya sebagai “orang-orang kudus.” Bukan hanya mereka yang disebut orang-orang kudus, tetapi juga “semua orang di segala tempat, yang berseru kepada nama Tuhan kita Yesus Kristus” (ayat 2). Menakjubkan, bukan?! Teens, kamu dan kami adalah orang-orang kudus, artinya orang-orang yang dipilih Allah untuk tujuan khusus, bagi pekerjaan-Nya. Sudahkah kita melakukan pekerjaan Allah dalam hidup kita?
T k d uh r i i eak ai n:
11
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.
|
Media Cetak |
Media Radio |
Media Televisi |
Tentang Kami |



