
6 Mei 2010
Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Kamis, 6 Mei 2010
Paling tidak ada tiga sikap yang dapat kita pilih ketika kita mengetahui bahwa seseorang yang kita kenal akan mengalami hal yang mencelakakan. Sikap pertama (Daniel 4:19) adalah berdiam diri, sambil bergumam, “Biarin ajalah. Yang bakal celaka bukan aku atau keluargaku, ini!” Sikap kedua adalah merasa gelisah karena tidak tega membayangkan petaka yang akan menimpa sesama itu, namun tidak melakukan apa pun. Sikap ketiga adalah melakukan apa pun yang bisa kita lakukan agar sesama kita itu dapat terhindar dari hal yang mencelakakan itu. Sikap terakhir inilah yang dipilih Daniel ketika ia mengetahui hal mencelakakan yang akan dialami oleh Raja Nebukadnezar. Pertama-tama ia memang gelisah. “Lalu berdirilah Daniel yang namanya Beltsazar, tercengang beberapa saat, pikiranpikirannya menggelisahkan dia” (Dan. 4:19a). Namun Daniel tidak berhenti pada rasa gelisahnya. Ia tidak berdiam diri ketika ia mengetahui bahwa Nebukadnezar, raja negeri yang telah menaklukkan bangsanya itu, akan mengalami petaka. Daniel menaikkan doa mengucapkan harap: Beltsazar menjawab: “Tuanku, biarlah mimpi itu tertimpa atas musuh tuanku dan maknanya atas seteru tuanku” (Daniel 4:19c). Mengapa hanya menaikkan doa dan harap? Mengapa tak melakukan aksi tertentu? Jawabannya sangat jelas! Peristiwa yang akan menimpa Nebukadnezar bukan datang dari manusia, melainkan hukuman dari Tuhan. Maka yang bisa dilakukan Daniel adalah menaikkan doa dan tentu saja, kemudian, mengingatkan Nebukadnezar. Teens, terkadang teman-teman kita melakukan hal-hal, yang tanpa mereka sadari, akan mencelakakan mereka. Ketika kamu mengetahui hal itu, jangan berdiam diri. Lakukanlah sesuatu. Naikkan doa, ingatkan mereka akan akibat perbuatan mereka, dan katakan secara jelas kepada mereka: “Saya berharap hal buruk ini jangan sampai menimpamu.”
Beltsazar menjawab: “Tuanku, biarlah mimpi itu tertimpa atas musuh tuanku dan maknanya atas seteru tuanku!”
Ini Jangan Sampai Menimpamu…
Daniel 4:19
T k d uh r i i eak ai n:
7
Kamis, 6 Mei 2010
Paling tidak ada tiga sikap yang dapat kita pilih ketika kita mengetahui bahwa seseorang yang kita kenal akan mengalami hal yang mencelakakan. Sikap pertama (Daniel 4:19) adalah berdiam diri, sambil bergumam, “Biarin ajalah. Yang bakal celaka bukan aku atau keluargaku, ini!” Sikap kedua adalah merasa gelisah karena tidak tega membayangkan petaka yang akan menimpa sesama itu, namun tidak melakukan apa pun. Sikap ketiga adalah melakukan apa pun yang bisa kita lakukan agar sesama kita itu dapat terhindar dari hal yang mencelakakan itu. Sikap terakhir inilah yang dipilih Daniel ketika ia mengetahui hal mencelakakan yang akan dialami oleh Raja Nebukadnezar. Pertama-tama ia memang gelisah. “Lalu berdirilah Daniel yang namanya Beltsazar, tercengang beberapa saat, pikiranpikirannya menggelisahkan dia” (Dan. 4:19a). Namun Daniel tidak berhenti pada rasa gelisahnya. Ia tidak berdiam diri ketika ia mengetahui bahwa Nebukadnezar, raja negeri yang telah menaklukkan bangsanya itu, akan mengalami petaka. Daniel menaikkan doa mengucapkan harap: Beltsazar menjawab: “Tuanku, biarlah mimpi itu tertimpa atas musuh tuanku dan maknanya atas seteru tuanku” (Daniel 4:19c). Mengapa hanya menaikkan doa dan harap? Mengapa tak melakukan aksi tertentu? Jawabannya sangat jelas! Peristiwa yang akan menimpa Nebukadnezar bukan datang dari manusia, melainkan hukuman dari Tuhan. Maka yang bisa dilakukan Daniel adalah menaikkan doa dan tentu saja, kemudian, mengingatkan Nebukadnezar. Teens, terkadang teman-teman kita melakukan hal-hal, yang tanpa mereka sadari, akan mencelakakan mereka. Ketika kamu mengetahui hal itu, jangan berdiam diri. Lakukanlah sesuatu. Naikkan doa, ingatkan mereka akan akibat perbuatan mereka, dan katakan secara jelas kepada mereka: “Saya berharap hal buruk ini jangan sampai menimpamu.”
Beltsazar menjawab: “Tuanku, biarlah mimpi itu tertimpa atas musuh tuanku dan maknanya atas seteru tuanku!”
Ini Jangan Sampai Menimpamu…
Daniel 4:19
T k d uh r i i eak ai n:
7
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.
|
Media Cetak |
Media Radio |
Media Televisi |
Tentang Kami |



