Cover Media Cetak

young listener

young listener

1 Mei 2010

Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Sabtu, 1 Mei 2010
Teens, terkadang berita baik yang kita sampaikan tidak mencapai maksudnya karena kita memulainya dengan hal yang tidak menyenangkan. Seorang rekan yang bermaksud men0long pemusik gereja agar (Daniel 4:1) dapat mengiringi nyanyian jemaat dengan lebih baik, malah mendapat reaksi yang negatif. Bukan saja masukan yang ia berikan tidak digubris, sebaliknya para pemusik itu merasa tidak nyaman bermain bila sang rekan hadir dalam sebuah peristiwa. Nasihat yang baik dan berguna ini gagal mencapai maksudnya karena dimulai dengan kritik terhadap cara para pemusik itu memainkan atau mengiringi nyanyian jemaat yang memang kurang tepat. Bila bermaksud menyampaikan hal-hal yang baik, seperti nasihat, dorongan, bahkan catatan kritis, dan ingin agar hal itu mendapat perhatian yang semestinya, biasakanlah untuk memulainya dengan hal-hal yang baik. Awali nasihat, imbauan atau catatan dengan mengemukakan kebaikan, keistimewaan atau hal-hal lain yang memberi rasa nyaman kepada mereka yang kepadanya nasihat, imbauan atau catatan kritis itu hendak disampaikan. Cara seperti itulah yang dipraktikkan oleh Raja Nebukadnezar. Sang raja bermaksud memerintahkan semua rakyat yang ada dalam pemerintahannya untuk menyembah Allah yang Mahatinggi, yang kehebatan kekuasaan-Nya telah dirasakan oleh sang raja. Sebenarnya, raja, melalui kekuasaan yang tak terbatas yang ia miliki, dapat saja menyampaikan perintah itu dengan cara yang lugas, tanpa kalimat-kalimat pemanis. Dan apa pun cara yang dipilih raja, perintahnya pasti akan diikuti oleh seluruh rakyat. Namun Nebukadnezar memilih cara yang baik. Ia memulai dengan kalimat yang menyejukkan perasaan: “Bertambah-tambahlah kiranya kesejahteraanmu!” (Daniel 4:1). Kalimat ini penting. Karena perintah ini tidak hanya ditaati, tetapi ditaati dengan sukacita.
Dari raja Nebukadnezar kepada orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa, yang diam di seluruh bumi: “Bertambah-tambahlah kiranya kesejahteraanmu!”
Mulailah dengan Hal-hal yang Baik
Daniel 4:1
T k d uh r i i eak ai n:
2
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.