Cover Media Cetak

young listener

young listener

7 April 2010

Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Rabu, 7 April 2010
Perintah untuk Membunuh
Mereka yang berprofesi di bidang kesehatan –dokter, suster, bidan, apoteker, dll.– mengabdikan diri pada urusan seputar menjaga dan memelihara ke(Kisah Para Rasul 4:19) hidupan. Sangat menyadari makna profesinya, Sifra dan Pua, dua orang perempuan yang berprofesi sebagai bidan, pastilah sangat gundah saat mendapat perintah dari raja mereka untuk membunuh bayi laki-laki yang mereka tolong lahirkan dari para ibu Ibrani. Astaga, bagaimana mungkin mereka, sebagai bidan yang tugasnya menolong bayi-bayi agar dapat lahir dengan selamat, justru harus melenyapkan nyawa yang baru saja diperoleh bayi-bayi tersebut? Bagaimana mungkin juga, mereka bisa menatap mata para ibu bayi-bayi tersebut dan mengatakan bahwa anak tersayang mereka sudah tidak bernyawa lagi? Tapi, pada pihak lain, bagaimana mungkin mereka membantah perintah raja? Kalau raja sampai tahu bahwa perintahnya tidak dipatuhi, bukankah nyawa Sifra dan Pua yang harus menjadi gantinya? Puji Tuhan, kedua ibu bidan ini tidak mengalah pada rasa takut mereka. Sekalipun risikonya adalah nyawa mereka sendiri, mereka memilih untuk tidak melakukan pembunuhan terhadap bayi-bayi yang mereka tolong lahirkan tersebut. Mereka memilih untuk bersikap berani karena mereka tahu bahwa yang mereka lakukan adalah kebenaran. Ternyata, Teens, berani tidak harus selalu ditunjukkan dengan memukul atau menendang orang lain (termasuk orang yang tidak kita sukai atau orang yang telah menjahati kita). Berani juga tidak perlu selalu dinyatakan dengan omelan atau teriakan yang keras dan nyaring sehingga semua orang tahu bahwa kita sedang marah. Berani, sebagaimana diperlihatkan oleh kedua ibu bidan Sifra dan Pua di atas, adalah ketegasan dan keteguhan berpihak pada kebenaran. Belajar berani, yuk!
“Silakan kamu putuskan sendiri manakah yang benar di hadapan Allah: taat kepada kamu atau taat kepada Allah.”
Keluaran 1:15-17
T k d uh r i i eak ai n:
49
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.