
10 Februari 2010
Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Rabu, 10 Februari 2010
Orang Asing
Kejadian 47:1-6
Teens, mungkin ada di antara kamu yang pernah tinggal di tempat lain, yang bukan tanah kelahiran atau tempat yang biasa kamu tinggali. Bisa di (Kejadian 47:4) dalam atau di luar negeri. Di tempat baru itu kamu pasti akan menjadi orang asing, walau untuk sesaat. Menjadi orang asing bisa terjadi karena kita baru datang, atau karena penampilan kita beda dari kebanyakan orang lainnya. Apa pun kondisinya, menjadi orang asing bukanlah hal yang menyenangkan. Orang akan melihat kepada kita dengan tatapan yang aneh, seolah-olah kita makhluk dari luar angkasa. Kita jadi tontonan tapi dalam artian yang tidak menyenangkan. Kalau hanya sampai di situ mungkin kita masih bisa menanggungnya. Akan terasa lebih berat ketika kemudian kita diperlakukan dengan berbeda juga. Teks kita hari ini menunjukkan pergumulan keluarga Yakub yang harus meninggalkan tanah leluhur dan menetap di tempat lain, di tengah bangsa lain. Kalau hanya sesaat, mungkin tak jadi masalah. Namun mereka mesti tinggal di Mesir untuk waktu yang lama. Ini tidak menyenangkan. Mereka bukan saja akan dipandang aneh, namun juga mendapat perlakuan yang berbeda, yang tidak menyenangkan. Teens, hal apa yang pasti dirasakan oleh seorang anak baru yang datang ke lingkunganmu? Anak baru pasti merasa asing di tengah suasana yang baru. Tugas kita untuk menolong dia agar tak merasa asing. Kita tidak boleh mengasingkannya, seolah-olah dia adalah makhluk dari angkasa luar. Bayangkanlah kalau kamu sendiri yang berada di posisi yang sama. Teens, kita mesti memberi tempat yang baik bagi mereka yang baru, agar mereka bisa segera menyesuaikan diri dengan baik. Jangan bertindak sebaliknya. Tindakan mengasingkan sesama bukanlah tindakan yang menyenangkan bagi orang lain dan juga bagi Tuhan. Terimalah setiap orang sebagai saudara.
… “Kami datang untuk tinggal di negeri ini sebagai orang asing, ....”
T k d uh r i i eak ai n:
54
Rabu, 10 Februari 2010
Orang Asing
Kejadian 47:1-6
Teens, mungkin ada di antara kamu yang pernah tinggal di tempat lain, yang bukan tanah kelahiran atau tempat yang biasa kamu tinggali. Bisa di (Kejadian 47:4) dalam atau di luar negeri. Di tempat baru itu kamu pasti akan menjadi orang asing, walau untuk sesaat. Menjadi orang asing bisa terjadi karena kita baru datang, atau karena penampilan kita beda dari kebanyakan orang lainnya. Apa pun kondisinya, menjadi orang asing bukanlah hal yang menyenangkan. Orang akan melihat kepada kita dengan tatapan yang aneh, seolah-olah kita makhluk dari luar angkasa. Kita jadi tontonan tapi dalam artian yang tidak menyenangkan. Kalau hanya sampai di situ mungkin kita masih bisa menanggungnya. Akan terasa lebih berat ketika kemudian kita diperlakukan dengan berbeda juga. Teks kita hari ini menunjukkan pergumulan keluarga Yakub yang harus meninggalkan tanah leluhur dan menetap di tempat lain, di tengah bangsa lain. Kalau hanya sesaat, mungkin tak jadi masalah. Namun mereka mesti tinggal di Mesir untuk waktu yang lama. Ini tidak menyenangkan. Mereka bukan saja akan dipandang aneh, namun juga mendapat perlakuan yang berbeda, yang tidak menyenangkan. Teens, hal apa yang pasti dirasakan oleh seorang anak baru yang datang ke lingkunganmu? Anak baru pasti merasa asing di tengah suasana yang baru. Tugas kita untuk menolong dia agar tak merasa asing. Kita tidak boleh mengasingkannya, seolah-olah dia adalah makhluk dari angkasa luar. Bayangkanlah kalau kamu sendiri yang berada di posisi yang sama. Teens, kita mesti memberi tempat yang baik bagi mereka yang baru, agar mereka bisa segera menyesuaikan diri dengan baik. Jangan bertindak sebaliknya. Tindakan mengasingkan sesama bukanlah tindakan yang menyenangkan bagi orang lain dan juga bagi Tuhan. Terimalah setiap orang sebagai saudara.
… “Kami datang untuk tinggal di negeri ini sebagai orang asing, ....”
T k d uh r i i eak ai n:
54
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.
|
Media Cetak |
Media Radio |
Media Televisi |
Tentang Kami |



