
15 Januari 2010
Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Jumat, 15 Januari 2010
Rafting, yuk!
Ibrani 2:1-4
Teens, salah satu olahraga yang paling menyenangkan buat saya adalah rafting, selain memancing. Bersama beberapa orang di atas perahu karet, kami menelusuri sungai yang berarus dan berusaha (Ibrani 2:1) untuk mengendalikannya. Sekali-kali harus melewati jeram yang tidak terlalu tinggi, tapi menegangkan. Arus yang deras dan batu-batu besar kadang kala membuat perahu karet kami terbalik. Teens, arus tidak hanya terjadi pada aliran sungai saja. Begitu banyak arus di dunia ini yang tidak kasatmata, namun kita berada di dalamnya. Salah satu contoh adalah arus globalisasi, di mana pengaruh budaya barat di segala bidang kehidupan mewarnai kehidupan berbagai negara, termasuk ke negara kita. Ada juga berbagai arus pemikiran yang memengaruhi perkembangan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai yang melandasi kehidupan manusia. Bagaimana dengan kerohanian? Tentu saja ada banyak agama-agama yang berpengaruh di dunia, bahkan di dalam kekristenan sendiri pun ada berbagai aliran. Rasul Paulus menegaskan bahwa banyak orang yang mengaku mendapatkan firman dari Tuhan dan mengembangkan arus pemikirannya sendiri-sendiri. Karena itu, Paulus mengingatkan agar kita lebih teliti memerhatikan apa yang kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus. Kita perlu memiliki perahu karet dan piawai mengendalikannya, agar tidak terbalik lantas tenggelam dalam arus yang menyesatkan. Untuk itu Paulus mengingatkan agar kita jangan menjauhi ibadah-ibadah dan persekutuan orang percaya. Melalui ibadah kita belajar dan memiliki tim yang semakin kuat dan solid. Pengaruh dunia ini sangat kuat, seperti arus dan jeram di sungai. Jika kita gagal mengatasinya, maka kita tidak akan mencapai tujuan dengan selamat. Siapkanlah diri kita baik-baik, latihan badani terbatas gunanya, tapi latihan ibadah akan membawa kita menerima janji-janji yang telah dinyatakan oleh Tuhan Yesus.
Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus.
T k d uh r i i eak ai n:
16
Jumat, 15 Januari 2010
Rafting, yuk!
Ibrani 2:1-4
Teens, salah satu olahraga yang paling menyenangkan buat saya adalah rafting, selain memancing. Bersama beberapa orang di atas perahu karet, kami menelusuri sungai yang berarus dan berusaha (Ibrani 2:1) untuk mengendalikannya. Sekali-kali harus melewati jeram yang tidak terlalu tinggi, tapi menegangkan. Arus yang deras dan batu-batu besar kadang kala membuat perahu karet kami terbalik. Teens, arus tidak hanya terjadi pada aliran sungai saja. Begitu banyak arus di dunia ini yang tidak kasatmata, namun kita berada di dalamnya. Salah satu contoh adalah arus globalisasi, di mana pengaruh budaya barat di segala bidang kehidupan mewarnai kehidupan berbagai negara, termasuk ke negara kita. Ada juga berbagai arus pemikiran yang memengaruhi perkembangan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai yang melandasi kehidupan manusia. Bagaimana dengan kerohanian? Tentu saja ada banyak agama-agama yang berpengaruh di dunia, bahkan di dalam kekristenan sendiri pun ada berbagai aliran. Rasul Paulus menegaskan bahwa banyak orang yang mengaku mendapatkan firman dari Tuhan dan mengembangkan arus pemikirannya sendiri-sendiri. Karena itu, Paulus mengingatkan agar kita lebih teliti memerhatikan apa yang kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus. Kita perlu memiliki perahu karet dan piawai mengendalikannya, agar tidak terbalik lantas tenggelam dalam arus yang menyesatkan. Untuk itu Paulus mengingatkan agar kita jangan menjauhi ibadah-ibadah dan persekutuan orang percaya. Melalui ibadah kita belajar dan memiliki tim yang semakin kuat dan solid. Pengaruh dunia ini sangat kuat, seperti arus dan jeram di sungai. Jika kita gagal mengatasinya, maka kita tidak akan mencapai tujuan dengan selamat. Siapkanlah diri kita baik-baik, latihan badani terbatas gunanya, tapi latihan ibadah akan membawa kita menerima janji-janji yang telah dinyatakan oleh Tuhan Yesus.
Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus.
T k d uh r i i eak ai n:
16
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.
|
Media Cetak |
Media Radio |
Media Televisi |
Tentang Kami |



