Cover Media Cetak

young listener

young listener

30 Agustus 2010

Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Senin, 30 Agustus 2010
SAHABAT KARIBKU SAHABAT KARIBKU
Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.
(Amsal 17:17)
Suatu sore, Kiki mengunjungi salah seorang temannya. Aminah, temannya adalah anak yang patuh pada ajaran agamanya yang mengajarkan untuk sembahyang lima waktu. Kiki yang sering bermain dengannya sudah hafal dengan waktu sembahyangnya. “Aminah, habis kamu sembahyang mau tidak ikut aku?” ajak Kiki. “Ke mana?” tanya Aminah. “Aku mau ajak kamu ke rumah Lukas,” jawab Kiki. “Lukas yang dari Papua itu? Memangnya kenapa?” tanya Aminah lagi. “Aku dengar Lukas kurang sehat. Kata Didi, Lukas sedang sakit demam berdarah,” sahut Kiki. “Baiklah! Tapi aku sembahyang dulu ya. Setelah sembahyang kita pergi sama-sama ke rumah Lukas,” ujar Aminah. Adik-adik, mari kita buka Firman Tuhan dari Amsal 17:17. Di sana dijelaskan bahwa sahabat sejati adalah sahabat yang tidak hanya ada saat senang, tetapi terlebih ada bersama dengan kita saat kita berada di dalam kesukaran. Kiki, Aminah, dan Lukas menunjukkan kepada kita hubungan persahabatan yang sangat baik. Mereka dapat menjadi sahabat baik walau berbeda agama dan suku, mereka juga tetap setia dalam suka dan duka. Adik-adik, apakah kalian juga memiliki sahabat? Apakah ada perbedaan di antara kalian? Yuk kita belajar menjalin persahabatan yang baik, yaitu tetap mengasihi dan menerima segala perbedaan.
Doa:
Bapa di sorga, jadikan aku sahabat yang baik bagi teman-temanku dalam senang dan susahnya serta tetap setia walau ada perbedaan di antara kami. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.