Cover Media Cetak

young listener

young listener

10 Juni 2010

Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Kamis, 10 Juni 2010
PERCAY TENANG DAN PERCAYALAH!
Hari ini, kelas Didi menerima hasil ulangan IPS. Setelah dibagikan, ternyata ia mendapat hasil yang tidak baik. Nilainya kurang dari 60. Didi merasa kecewa. Ia mogok belajar selama seminggu. Namun, kemarahannya itu ternyata tidak dapat mengubah nilainya menjadi lebih baik. Kemudian Kak Santi menasihati, “Di, kamu boleh bersedih karena hasilnya “… dalam tinggal tenang dan percaya jelek, tapi nggak boleh berterletak kekuatanmu.” larut-larut sampai tidak mau (Yesaya 30:15c) belajar lagi. Bila kamu begitu, nilaimu yang lain pun bisa jelek. Kamu harus belajar menerimanya. Sebab ketika kita menerima kegagalan, kita bisa lebih tenang, tanpa disertai rasa malu maupun sesal. Kemudian rasa tenang itu akan memberi kekuatan untuk membangkitkan semangat belajar. Percayalah, Tuhan pasti akan menolong tiap usaha kita.” Sekarang Didi merasa nyaman, setelah mendengar nasihat Kak Santi. Ia bersemangat kembali. Adik-adik, coba kita baca Yesaya 30:15-17. Seperti Didi yang mengikuti keinginan sendiri saat bersedih, bangsa Israel pun demikian. Mereka menuruti keinginan melawan bangsa lain dengan kekuatan sendiri. Akibatnya, musuh tetap dapat mengalahkan mereka. Sebab itu, Nabi Yesaya menasihati mereka. Mereka harus tinggal tenang dan percaya terlebih dahulu pada Allah agar memiliki kekuatan dan kemenangan. Nah, Adik-adik, bila kita memiliki masalah, seperti nilai ulangan jelek, tidak mengerti pelajaran atau lainnya, kita harus tetap tenang dan percaya, sehingga kita dapat berbuat yang baik untuk menyelesaikannya.
Doa:
Bapa, jadikan aku tenang bila memiliki masalah, agar menjadi kuat untuk menyelesaikannya bersama-Mu. Dalam nama Yesus. Amin.
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.