
5 Juni 2010
Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Sabtu, 5 Juni 2010
AGAMA? IT’S EASY…
Pada pertemuan pelajaran berikutnya, kelas Didi akan menghadapi ulangan Agama. “Anak-anak, minggu depan kita ulangan. Materinya dari pelajaran 4-7. Belajar di rumah, ya!” Pak Tino mengimbau. Setelah itu, Pak Tino keluar dari kelas. Tak lama Pak Tino keluar, Siran berteriak. “Buat apa belajar Agama? Buang-buang waktu. Nggak belajar juga dapat nilai bagus. It’s easy man!” teriak Siran. Tetapi, Didi tidak setuju dengan sikap Siran. Dia langsung menegurnya, … kenakanlah belas kasihan, “Siran, kamu tidak boleh begitu. Sekalikemurahan, kerendahan hati, pun kamu bisa, tidak perlu berteriak dan kelemahlembutan dan kesabaran. bersikap sombong. Kata Mamaku, kita (Kolose 3:12) tidak boleh meremehkan pelajaran apa pun.” Siran menjadi kesal mendengar teguran Didi. Adik-adik, mari kita baca Kolose 3:12-17. Dalam bagian suratnya, penulis Kolose berbicara tentang manusia baru. Manusia baru artinya orang yang melakukan perbuatan dan perkataan baik, sesuai dengan perintah Allah. Salah satu sikap manusia baru adalah rendah hati. Orang yang rendah hati tidak pernah meremehkan apa pun dan siapa pun. Ia tidak suka menyombongkan diri karena kekayaan, kepandaian maupun talenta yang dimilikinya. Adik-adik, sebagai seorang murid di sekolah, marilah kita bersikap rendah hati. Kita menghargai setiap pelajaran. Mungkin ada pelajaran yang mudah bagi kita. Tapi, kita harus memandangnya penting dan berharga, sehingga kita akan mempelajari setiap pelajaran dengan baik. Kita tidak akan pernah berkata, “It’s easy man” terhadap pelajaran apa pun.
Doa:
Bapa yang di sorga, tolonglah aku untuk menghargai dan mempelajari setiap pelajaran dengan baik. Dalam nama Yesus. Amin.
Sabtu, 5 Juni 2010
AGAMA? IT’S EASY…
Pada pertemuan pelajaran berikutnya, kelas Didi akan menghadapi ulangan Agama. “Anak-anak, minggu depan kita ulangan. Materinya dari pelajaran 4-7. Belajar di rumah, ya!” Pak Tino mengimbau. Setelah itu, Pak Tino keluar dari kelas. Tak lama Pak Tino keluar, Siran berteriak. “Buat apa belajar Agama? Buang-buang waktu. Nggak belajar juga dapat nilai bagus. It’s easy man!” teriak Siran. Tetapi, Didi tidak setuju dengan sikap Siran. Dia langsung menegurnya, … kenakanlah belas kasihan, “Siran, kamu tidak boleh begitu. Sekalikemurahan, kerendahan hati, pun kamu bisa, tidak perlu berteriak dan kelemahlembutan dan kesabaran. bersikap sombong. Kata Mamaku, kita (Kolose 3:12) tidak boleh meremehkan pelajaran apa pun.” Siran menjadi kesal mendengar teguran Didi. Adik-adik, mari kita baca Kolose 3:12-17. Dalam bagian suratnya, penulis Kolose berbicara tentang manusia baru. Manusia baru artinya orang yang melakukan perbuatan dan perkataan baik, sesuai dengan perintah Allah. Salah satu sikap manusia baru adalah rendah hati. Orang yang rendah hati tidak pernah meremehkan apa pun dan siapa pun. Ia tidak suka menyombongkan diri karena kekayaan, kepandaian maupun talenta yang dimilikinya. Adik-adik, sebagai seorang murid di sekolah, marilah kita bersikap rendah hati. Kita menghargai setiap pelajaran. Mungkin ada pelajaran yang mudah bagi kita. Tapi, kita harus memandangnya penting dan berharga, sehingga kita akan mempelajari setiap pelajaran dengan baik. Kita tidak akan pernah berkata, “It’s easy man” terhadap pelajaran apa pun.
Doa:
Bapa yang di sorga, tolonglah aku untuk menghargai dan mempelajari setiap pelajaran dengan baik. Dalam nama Yesus. Amin.
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.
|
Media Cetak |
Media Radio |
Media Televisi |
Tentang Kami |



