
14 Mei 2010
Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Jumat, 14 Mei 2010
PEMISAH ITU NAMANYA DOSA NAMANYA
Pak Kamto, guru IPA, mengajak anakanak sekelas untuk mengadakan percobaan mencampur minyak dan air. Mula-mula Pak Kamto menuang air dan minyak ke dalam sebuah botol bening. Kemudian Pak Kamto meminta Johan, yang berbadan paling besar, mengocok botol itu dengan kuat dalam waktu beberapa saat. Setelah itu, Pak Kamto meminta anak-anak maju ke depan satu per satu untuk melihat apakah terjadi perubahan dalam campurtetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu an air dan minyak tadi. Ternyata, air ialah segala kejahatanmu, dan minyak sudah terpisah. Minyak … ialah segala dosamu. membentuk lapisan di atas air. Pak (Yesaya 59:2) Kamto menjelaskan, bahwa hal itu terjadi karena berat jenis air lebih berat dari berat jenis minyak sehingga minyak akan selalu berada di atas air. Adik-adik, pada mulanya kita ini adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna dan kita berada bersama dengan Allah. Tetapi karena memberontak kepada Tuhan, manusia menjadi makhluk yang berdosa. Manusia tidak dapat lagi bersama-sama dengan Allah. Nabi Yesaya mengingatkan umat Yehuda bahwa yang menjadi pemisah antara umat dengan Tuhan itu adalah dosa. Mari kita membaca Yesaya 59:1-3. Seperti minyak dan air yang tidak bisa bercampur, dosa dan kekudusan Tuhan juga tidak dapat bercampur. Penghalang yang namanya dosa itu harus dihancurkan dahulu agar kita dapat dekat dengan Allah. Kita bersyukur bahwa di dalam Tuhan Yesus, dosa sudah dihancurkan sehingga kita dapat bergaul dan memanggil Allah dengan panggilan ‘Bapa’.
Doa:
Allah Bapa di sorga, aku berterima kasih karena Engkau telah menghancurkan dosa, sehingga aku dapat memanggil Allah dengan sebutan Bapa. Dalam nama Tuhan Yesus, aku berdoa. Amin.
Jumat, 14 Mei 2010
PEMISAH ITU NAMANYA DOSA NAMANYA
Pak Kamto, guru IPA, mengajak anakanak sekelas untuk mengadakan percobaan mencampur minyak dan air. Mula-mula Pak Kamto menuang air dan minyak ke dalam sebuah botol bening. Kemudian Pak Kamto meminta Johan, yang berbadan paling besar, mengocok botol itu dengan kuat dalam waktu beberapa saat. Setelah itu, Pak Kamto meminta anak-anak maju ke depan satu per satu untuk melihat apakah terjadi perubahan dalam campurtetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu an air dan minyak tadi. Ternyata, air ialah segala kejahatanmu, dan minyak sudah terpisah. Minyak … ialah segala dosamu. membentuk lapisan di atas air. Pak (Yesaya 59:2) Kamto menjelaskan, bahwa hal itu terjadi karena berat jenis air lebih berat dari berat jenis minyak sehingga minyak akan selalu berada di atas air. Adik-adik, pada mulanya kita ini adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna dan kita berada bersama dengan Allah. Tetapi karena memberontak kepada Tuhan, manusia menjadi makhluk yang berdosa. Manusia tidak dapat lagi bersama-sama dengan Allah. Nabi Yesaya mengingatkan umat Yehuda bahwa yang menjadi pemisah antara umat dengan Tuhan itu adalah dosa. Mari kita membaca Yesaya 59:1-3. Seperti minyak dan air yang tidak bisa bercampur, dosa dan kekudusan Tuhan juga tidak dapat bercampur. Penghalang yang namanya dosa itu harus dihancurkan dahulu agar kita dapat dekat dengan Allah. Kita bersyukur bahwa di dalam Tuhan Yesus, dosa sudah dihancurkan sehingga kita dapat bergaul dan memanggil Allah dengan panggilan ‘Bapa’.
Doa:
Allah Bapa di sorga, aku berterima kasih karena Engkau telah menghancurkan dosa, sehingga aku dapat memanggil Allah dengan sebutan Bapa. Dalam nama Tuhan Yesus, aku berdoa. Amin.
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.
|
Media Cetak |
Media Radio |
Media Televisi |
Tentang Kami |



