Cover Media Cetak

young listener

young listener

10 Mei 2010

Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Senin, 10 Mei 2010
RANTING YANG TERKULAI YANG TERKULAI TIDAK DIPUTUSKAN
Buluh yang patah terkulai ti dak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya ….
(Yesaya 42:3)
“Lihat Ma, pohon anggurnya bersemi lagi!” teriak Kiki kepada Mamanya suatu pagi. “Wah, betul juga Ki. Padahal seminggu yang lalu kita mengira pohon anggur ini sudah mati tertimpa pecahan genteng,” sahut Mama. “Tuhan itu sungguh luar biasa, ya Ma. Pohon anggur ini tidak dibiarkan mati, melainkan tetap dipelihara dan diberi tunas yang baru agar terus hidup,” sambung Kiki. Adik-adik, kalau Tuhan tidak membiarkan pohon anggur Kiki mati melainkan memberi kehidupan, maka tentu Tuhan akan berbuat lebih lagi bagi kita. Meskipun kita pernah mengalami kegagalan, namun Tuhan tidak melupakan kita. Sering kali Tuhan justru memberi kesempatan lagi agar kita berhasil. Mari kita membaca Yesaya 42:1-9! Dalam ayat ke-3, Nabi Yesaya menegaskan lagi sikap Tuhan kepada umat Yehuda. Meskipun umat Yehuda sering kali berbuat kesalahan dan dosa, namun jika mereka bersedia bertobat maka Tuhan tetap bersedia untuk mengampuni dan tetap akan menjadikan mereka umat Tuhan. Mungkin Adik-adik pernah mengalami nilai ulangan yang jelek atau pernah menyontek saat ulangan. Semua itu tentu memalukan, bukan? Tetapi kita percaya bahwa Tuhan tetap bersedia menolong kita agar berhasil. Adikadik, jangan pernah menyontek dan belajarlah lebih giat lagi agar berhasil. Dengan berdoa dan berusaha pasti Tuhan akan menolong kita.
Doa:
Bapa di sorga, aku ini anak yang lemah. Tolonglah aku agar dapat menyelesaikan tugas-tugasku dengan baik. Dalam nama Tuhan Yesus, aku memohon. Amin.
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.