Cover Media Cetak

young listener

young listener

8 April 2010

Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Kamis, 8 April 2010
HANYA HANYA UNTUK TUHAN
“Kemarin sore aku capek sekali, Ki. Biasalah, aku keliling bersama Ayahku ke beberapa perkampungan kumuh dan persimpangan jalan untuk membagibagikan makanan, pakaian, dan beberapa barang lainnya. Ternyata orang miskin itu banyak sekali, Ki. Untung saja ya masih ada orang-orang seperti aku dan Ayahku yang suka memerhatikan mereka,” tutur Anita dengan bangga. “Aku senang mendengar ceritamu yang mau berbagi kasih dengan sesama, An. Tetapi menurutku, kalau kita bisa berbuat baik kepada orang lain, itu bukan karena kita hebat. Juga bukan untuk Sebab bukan diri kami menonjolkan kebaikan kita itu kepada yang kami beritakan, orang lain. Sebab dalam berbuat baik tetapi Yesus Kristus seharusnya kita tidak mencari pujian sebagai Tuhan, …. (2 Korintus 4:5) untuk diri kita sendiri, tetapi demi menjadi kesaksian bagi kemuliaan nama Tuhan,” ujar Kiki mengingatkan Anita. Adik-adik, apa yang dikatakan Kiki memang tepat. Melakukan perbuatan baik memang bisa menjadi bagian dari kesaksian kita tentang Tuhan. Namun, kita harus selalu waspada agar tetap hanya Tuhanlah yang kita saksikan dalam segala perbuatan kita itu dan bukan diri kita sendiri. Yuk kita baca 2 Korintus 4:1-6! Dalam bacaan ini, Paulus menegaskan bahwa dalam segala hal yang dilakukannya, Tuhanlah yang diberitakan melalui semuanya itu dan bukan dirinya sendiri. Tuhan yang menjadi pusat kesaksiannya. Adik-adik, menjadi saksi Tuhan berarti menjadi saksi demi dan bagi Tuhan sendiri, dan bukannya demi diri kita.
Doa:
Bapa di sorga, biarlah hanya diri-Mu yang selalu aku beritakan dan bukan diriku sendiri. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.