
2 April 2010
Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Jumat, 2 April 2010
BERTEMU DAN BERUBAH
Ketika itu terbukalah mata mereka dan mereka pun mengenal Dia, ....
(Lukas 24:31)
“Andi!” teriak Didi sambil berlari mendekati Andi yang sedang beranjak pergi. “Kau mau ke kantin? Makan sama-sama yuk?” ajak Didi dengan wajah gembira. Mendengar ajakan ini, Andi malah tersenyum sinis. “Wah, wah... apa aku tidak salah dengar ada seorang yang mau makan bersamaku?” ujar Andi sinis. “Loh, mengapa?” Didi balik bertanya. “Ah jangan berpura-pura tidak tahu. Bukankah aku ini sudah dianggap anak nakal dan tidak menyenangkan untuk dijadikan teman? Mengapa sekarang tiba-tiba kau ingin dekat dan bahkan makan bersama-sama dengan aku?” tanya Andi sambil menyeringai. “Yah karena kupikir setiap orang bisa berubah, begitu juga dengan kau, Andi,” ujar Didi perlahan. Adik-adik, setiap orang selalu mungkin untuk berubah. Mari kita baca Lukas 24:1335! Murid-murid yang bersedih karena kematian Yesus menjadi berkobar-kobar saat berbicara dengan Yesus di sepanjang jalan. Walaupun pada saat itu mereka tidak sadar bahwa mereka bercakap-cakap dengan Yesus. Dan saat mereka sadar telah berjumpa dan bercakap-cakap dengan Yesus, murid-murid gembira dan bersemangat menyebarkan berita kebangkitan Yesus. Adik-adik, perubahan dapat terjadi di saat seseorang berjumpa dengan Kristus. Marilah kita ajak teman-teman kita berjumpa dengan Tuhan melalui persahabatan yang baik dan menjadi pelaku Firman-Nya setiap hari.
Doa:
Bapa di sorga, kuatkan aku untuk menjadi contoh yang baik bagi teman-temanku. Dalam nama Tuhan Yesus, aku berdoa. Amin.
Jumat, 2 April 2010
BERTEMU DAN BERUBAH
Ketika itu terbukalah mata mereka dan mereka pun mengenal Dia, ....
(Lukas 24:31)
“Andi!” teriak Didi sambil berlari mendekati Andi yang sedang beranjak pergi. “Kau mau ke kantin? Makan sama-sama yuk?” ajak Didi dengan wajah gembira. Mendengar ajakan ini, Andi malah tersenyum sinis. “Wah, wah... apa aku tidak salah dengar ada seorang yang mau makan bersamaku?” ujar Andi sinis. “Loh, mengapa?” Didi balik bertanya. “Ah jangan berpura-pura tidak tahu. Bukankah aku ini sudah dianggap anak nakal dan tidak menyenangkan untuk dijadikan teman? Mengapa sekarang tiba-tiba kau ingin dekat dan bahkan makan bersama-sama dengan aku?” tanya Andi sambil menyeringai. “Yah karena kupikir setiap orang bisa berubah, begitu juga dengan kau, Andi,” ujar Didi perlahan. Adik-adik, setiap orang selalu mungkin untuk berubah. Mari kita baca Lukas 24:1335! Murid-murid yang bersedih karena kematian Yesus menjadi berkobar-kobar saat berbicara dengan Yesus di sepanjang jalan. Walaupun pada saat itu mereka tidak sadar bahwa mereka bercakap-cakap dengan Yesus. Dan saat mereka sadar telah berjumpa dan bercakap-cakap dengan Yesus, murid-murid gembira dan bersemangat menyebarkan berita kebangkitan Yesus. Adik-adik, perubahan dapat terjadi di saat seseorang berjumpa dengan Kristus. Marilah kita ajak teman-teman kita berjumpa dengan Tuhan melalui persahabatan yang baik dan menjadi pelaku Firman-Nya setiap hari.
Doa:
Bapa di sorga, kuatkan aku untuk menjadi contoh yang baik bagi teman-temanku. Dalam nama Tuhan Yesus, aku berdoa. Amin.
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.
|
Media Cetak |
Media Radio |
Media Televisi |
Tentang Kami |



