Cover Media Cetak

young listener

young listener

3 Maret 2010

Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Rabu, 3 Maret 2010
YANG TERUTAMA DAN PERTAMA TERUTAMA PERTAMA
Sahut Esau: “Sebentar lagi aku akan mati; apakah gunanya bagiku hak kesulungan itu?”
(Kejadian 25:32)
“Ma, tadi Kiki lihat di televisi, ada seorang pemuda membunuh kakak kandungnya karena tidak mendapat harta warisan yang pantas. Ihhh seram sekali yaa... Pemuda itu iri kepada kakaknya karena baik rumah maupun perusahaan dan semua harta warisan yang berharga jatuh ke tangan kakaknya, sedangkan pemuda itu hanya mendapatkan sebuah mobil. Wah... nanti kalo Kiki mendapat warisan, warisan itu harus dibagi dengan rata ya Ma, agar Tito tidak iri pada Kiki,” pinta Kiki pada Mama. “Wah, Kiki sudah berpikir sampai sejauh itu yaa... Memang banyak orang yang menjadi gelap mata, ketika mereka tidak mendapatkan apa yang diinginkan, yang dianggap menjadi hak dan sesuatu yang memang layak diterima. Mama berharap, baik Kiki maupun Tito tidak begitu ya,” ujar Mama. “Pasti Ma!! Mama dan Papa tidak perlu khawatir!” seru Kiki. Adik-adik, ayo kita baca Firman Tuhan dari kejadian 25:29-34 kembali. Hak kesulungan bagi bangsa Yahudi adalah hak yang istimewa. Dengan hak itu, seorang anak sulung dapat memperoleh tidak hanya harta namun juga berkat dan hormat. Tapi, bila hanya karena hal semacam itu kemudian kita justru bertengkar atau berkelahi dengan saudara kita, apa untungnya? Tuhan menghendaki kita hidup saling mengasihi dan saling memerhatikan kebutuhan. Nah, apakah kalian masih sering berkelahi dengan kakak atau adik?
Doa:
Bapa yang di sorga, ajar aku untuk mau saling mengasihi dan memerhatikan. Dalam nama Tuhan Yesus, aku berdoa. Amin.
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.