Cover Media Cetak

young listener

young listener

2 Maret 2010

Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Selasa, 2 Maret 2010
BAGI DONG
Pada suatu kali Yakub sedang memasak sesuatu, lalu datanglah Esau dengan lelah dari padang.
(Kejadian 25:29)
“Hmmm... enak sekali sosis goreng ini... sosis terenak yang pernah aku makan,” gumam Didi siang itu. “Enaknya... bagi Kak Santi dong, boleh tidak? Kak Santi belum makan dari pagi nih... boleh yaaa...?” pinta Kak Santi. “Boleh, asal sehabis ini Kakak mengambil alih tugasku mencuci piring ya?” kata Didi sambil menahan sosisnya. “Wah... kamu curang Di!” seru Kak Santi. Keributan mereka didengar Mama. “Wah, wah..., anak-anak Mama kenapa pada bertengkar begini? Di, masak berbagi harus dengan imbalan? Itu namanya tidak tulus,” tegur Mama. Didi segera tertunduk malu. “Maafkan aku ya Kak. Aku tidak bermaksud tidak tulus kok, tapi kalau Kak Santi mau menggantikan tugasku ya aku akan berterima kasih,” kata Didi sambil bercanda. “Ini Kak,” ujar Didi kemudian sambil menyerahkan piring berisi sosis goreng kesukaannya kepada Kak Santi. “Terima kasih ya Di, kamu memang adik yang baik,” ucap Kak Santi sambil tersenyum. Mereka lalu bersama-sama menikmati sosis goreng buatan Mama. Adik-adik, ayo kita baca Firman Tuhan dari Kejadian 25:29-34. Firman Tuhan hari ini melalui kisah Yakub dan Esau mengingatkan kita untuk mau berbagi dengan tulus. Kalian ingat kelanjutan kisah ini, bukan? Yakub memanfaatkan keletihan Esau untuk mendapatkan yang ia inginkan. Adik-adik, Tuhan ingin kita sebagai anak-anak-Nya saling berbagi dengan tulus. Jika kalian memiliki sesuatu dan ingin berbagi, jangan harapkan imbalan apa-apa ya.
Doa:
Bapa yang di sorga, ajarlah aku untuk senantiasa mau berbagi dengan tulus. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.