
1 Maret 2010
Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Senin, 1 Maret 2010
YANG TENANG DAN BERSYUKUR BERSYUKUR
… Esau menjadi seorang yang pandai berburu, seorang yang suka tinggal di padang, tetapi Yakub adalah seorang yang tenang, yang suka tinggal di kemah.
(Kejadian 25:27)
“Pa, orang yang tenang itu seperti apa sih?” tanya Didi ketika bersantai bersama Papa, sambil menikmati teh manis hangat buatan Mama sore itu. “Mmm... menurut Papa, orang yang tenang itu adalah orang yang mensyukuri kehidupannya. Ia akan menjadi orang yang merasa hidupnya tanpa kekurangan dan selalu mengucap syukur apa pun keadaannya,” jawab Papa. “Mmm... kalau begitu, banyak orang di dunia ini yang tidak tenang ya Pa!” seru Didi kemudian. “Loh, kok kamu bisa bilang begitu?” tanya Papa kemudian. “Tadi Didi melihat di televisi, banyak orang yang tidak bisa bersyukur. Mereka lebih suka marah-marah dan tidak sabar. Mereka juga lebih suka mengeluh daripada bekerja keras. Bahkan mereka juga mengambil hak milik orang lain dengan cara korupsi. Itu namanya orang yang tidak bersyukur kan Pa?” Adik-adik, ayo kita baca Firman Tuhan dari Kejadian 25:19-28. Firman Tuhan hari ini menceritakan Yakub sebagai orang yang tenang dan suka tinggal di kemah. Bukan berarti Yakub adalah orang yang malas dan tidak suka bekerja lho, tapi Yakub mencukupkan diri dengan apa yang ia miliki. Itulah sesungguhnya yang membuat Yakub tenang, yaitu karena Yakub mensyukuri kehidupan yang telah Tuhan berikan kepadanya.
Doa:
Bapa yang di sorga, ajarlah aku untuk senantiasa mensyukuri kehidupan yang telah Engkau berikan. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.
Senin, 1 Maret 2010
YANG TENANG DAN BERSYUKUR BERSYUKUR
… Esau menjadi seorang yang pandai berburu, seorang yang suka tinggal di padang, tetapi Yakub adalah seorang yang tenang, yang suka tinggal di kemah.
(Kejadian 25:27)
“Pa, orang yang tenang itu seperti apa sih?” tanya Didi ketika bersantai bersama Papa, sambil menikmati teh manis hangat buatan Mama sore itu. “Mmm... menurut Papa, orang yang tenang itu adalah orang yang mensyukuri kehidupannya. Ia akan menjadi orang yang merasa hidupnya tanpa kekurangan dan selalu mengucap syukur apa pun keadaannya,” jawab Papa. “Mmm... kalau begitu, banyak orang di dunia ini yang tidak tenang ya Pa!” seru Didi kemudian. “Loh, kok kamu bisa bilang begitu?” tanya Papa kemudian. “Tadi Didi melihat di televisi, banyak orang yang tidak bisa bersyukur. Mereka lebih suka marah-marah dan tidak sabar. Mereka juga lebih suka mengeluh daripada bekerja keras. Bahkan mereka juga mengambil hak milik orang lain dengan cara korupsi. Itu namanya orang yang tidak bersyukur kan Pa?” Adik-adik, ayo kita baca Firman Tuhan dari Kejadian 25:19-28. Firman Tuhan hari ini menceritakan Yakub sebagai orang yang tenang dan suka tinggal di kemah. Bukan berarti Yakub adalah orang yang malas dan tidak suka bekerja lho, tapi Yakub mencukupkan diri dengan apa yang ia miliki. Itulah sesungguhnya yang membuat Yakub tenang, yaitu karena Yakub mensyukuri kehidupan yang telah Tuhan berikan kepadanya.
Doa:
Bapa yang di sorga, ajarlah aku untuk senantiasa mensyukuri kehidupan yang telah Engkau berikan. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.
|
Media Cetak |
Media Radio |
Media Televisi |
Tentang Kami |



