Cover Media Cetak

young listener

young listener

15 Februari 2010

Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Senin, 15 Februari 2010
AKU SAY TEMANKU AKU JUGA SAYANG TEMANKU
“Di, berapa jumlah temanmu yang akan diundang pada ulang tahunmu?” tanya Mama. “Apa Mama mau merayakan ulang tahun Didi?” tanya Didi balik dengan riang. Mama mengangguk. “Didi sayang Mama. Tapi bolehkah Didi usul, Ma?” tanya Didi mulai merayu. Mama mengangguk sekali lagi. “Didi minta untuk tidak merayakannya, Ma. Uangnya lebih baik diberikan pada Tanto,” jawab Didi. “Mengapa begitu?” tanya Mama ingin tahu. “Kemarin Didi bertemu Tanto. Mama ingat Tanto “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” kan? Teman Didi yang rumahnya (Matius 22:39b) kena gusuran itu. Didi lihat Tanto sedih sekali. Didi tanya, ternyata mamanya sakit parah dan seharusnya dibawa ke rumah sakit. Tapi karena mereka tidak punya uang, mereka tidak bisa membawanya. Tolong mereka ya, Ma?” pinta Didi. Mama menepuk bahu Didi, “Mama bangga kepadamu, Di. Baiklah, nanti sore kita temui temanmu itu dan kalau perlu kita antar ibunya ke rumah sakit,” kata Mama kepada Didi. Adik-adik, mari kita membaca dari Matius 22:39-40. Mengasihi sesama sama pentingnya dengan perintah untuk mengasihi Tuhan. Ibaratnya seperti sekeping mata uang, kedua-duanya harus berjalan bersama. Tuhan Yesus tidak ingin kita mengasihi teman kita setengah-setengah. Tuhan Yesus mengingini kita mengasihi teman atau orang lain seperti diri sendiri. Artinya sikap atau perbuatan yang kita lakukan untuk diri sendiri, kita lakukan hal yang sama untuk orang lain. Ayo, mulai dari sekarang kita mencobanya!
Doa:
Bapa di dalam sorga, tolonglah aku agar dapat mengasihi orang lain seperti diri aku sendiri. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.